• Home
  • News
  • Pelindo Marine Service Produksi Mini Dredger
Pelindo Marine Service Produksi Mini Dredger
Monday, 10 September 2012

Surabaya-Belum lama berdiri, PT Pelindo Marine Service (PMS) sudah menunjukkan prestasi yang membanggakan. Pada tahun 2012 ini, Anak perusahaan PT Pelindo III (Persero) itu mampu memproduksi 2 unit kapal keruk ukuran kecil (mini dredger). Rencananya, pada tahap awal, kedua kapal keruk tersebut akan diujicobakan untuk melakukan perawatan kedalaman kolam Pelabuhan Benoa, Bali.

“Ya, tahun ini kami memang telah membuat 2 unit mini dredger. Kami yang merakit dan membuat desain kapalnya, semua kami yang mengerjakan, kecuali mesin. Mesin kami masih mendatangkan dari luar negeri,” jelas Direktur Utama PT PMS, Moch. Chairul Anwar, saat ground breaking kantor baru PT PMS, Senin (10/9).

Menurutnya, kapal yang diberi nama PMS MD-306 dan PMS MD-315 itu mampu melakukan pengerukan dengan kapasitas hingga 360 m­­3 per jam. Keunggulan lain dari kapal tersebut adalah mudah untuk dibongkar/pasang dan dimasukkan dalam petikemas. Hal itu menjadikannya lebih mudah untuk dikirim ke tempat tujuan tanpa harus ditarik dengan kapal yang lebih besar.

“Biaya yang dibutuhkan untuk membangun kedua mini dredger tadi adalah sebesar Rp1,5 Miliar, jauh lebih murah dibandingkan dengan harga pasaran sebesar Rp3,5 Miliar/unit,” katanya.

Pada saat yang bersamaan, Moch. Chairul Anwar juga memperkenalkan kapal pandu baru yang dimiliki oleh PT PMS. Kapal dengan jenis Rigid Hull Inflatable Boat (RIB) itu mampu melaju dengan kecepatan minimal 20 knots dan kapal pandu tersebut mampu melaju pada ketinggian ombak yang tinggi. Direktur Utama PT Pelindo III (Persero), Djarwo Surjanto sempat mengujicoba kapal pandu itu dengan menaikinya pasca mengikuti ground breaking kantor baru PT PMS. Selain itu dalam kesempatan yang sama dilakukan pemberangkatan Kapal Tunda (KT) Subali I ke Banjarmasin untuk memperkuat pelayanan kapal di Pelabuhan Banjarmasin.

“Kapal pandu ini seperti kapal sergap yang dimiliki oleh Angkatan Laut Amerika Serikat. Investasi yang kami butuhkan untuk kapal pandu ini sebesar Rp1,9 Miliar. Kami juga sedang melakukan revitalisasi KT Subali II dengan investasi sebesar Rp14,6 Miliar,” tambahnya.

Disisi lain, Direktur Operasi dan Teknik PT Pelindo III (Persero) Faris Assagaf berharap dengan fasilitas baru yang dimilikinya, PT PMS dapat memberikan pelayanan terbaiknya kepada para pengguna jasa.

“Saat ini pelanggan utama PT PMS adalah PT Pelindo III (Persero), kami berharap PT PMS dapat terus memberikan pelayanan terbaiknya bagi dunia kepelabuhanan,” terang Faris.

PT Pelindo Marine Service ssmerupakan anak perusahaan keenam PT Pelindo III (Persero). Perusahaan yang diresmikan oleh Menteri BUMN, Dahlan Iskan pada bulan Januari lalu itu memiliki bisnis utama dibidang jasa pelayanan perkapalan. Hingga bulan Juni 2012, meskipun belum berumur setahun penuh, PT Pelindo Marine Service telah mampu membukukan pendapatan Rp81,8 Miliar.