• Home
  • News
  • Pelindo Marine Service Dukung Transportasi Laut Jadi Jembatan Nusantara
Pelindo Marine Service Dukung Transportasi Laut Jadi Jembatan Nusantara
Friday, 29 January 2021

 

Kapal Tunda Anoman V yang dioperasikan oleh PT Pelindo Marine Service memimpin layanan penundaan untuk KMP Ferrindo 5 di Pelabuhan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

KMP Ferrindo 5 merupakan long distance ferry (LDF) yang melayari rute baru PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dari Pelabuhan Patimban, Jawa Barat dengan rute sejauh 444 mil selama 40 jam.

“Inovasi rute logistik dengan kapal ro-ro ini penting karena akan mengurangi beban jalan darat dan mengakselerasi kegiatan Pelabuhan Patimban yang baru beroperasi,” cuit akun Twitter resmi milik PT Pelindo III (Persero), Selasa (2/2).

Kemudian, kesiapan kapal-kapal tunda PT Pelindo Marine Service juga tak kalah penting.

Karena harus memastikan proses sandar dan mulai berlayar kapal-kapal logistik negeri ini agar berjalan aman dan efisien, demi kelancaran distribusi kargo nasional.

Seperti diberitakan pada Bisnis.com, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) membuka rute pelayaran ferry jarak jauh alias long distance ferry dengan tiga rute baru, yakni Patimban-Panjang, Patimban-Pontianak dan Patimban-Banjarmasin yang akan dilayani dengan KMP Ferrindo 5.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan pengoperasian tahap awal lintasan LDF dari Pelabuhan Patimban, Subang, menuju Pelabuhan Panjang, Lampung ini merupakan lintasan LDF keempat yang dilayani ASDP setelah lintasan Surabaya-Lembar, Jakarta-Surabaya, dan Ketapang-Lembar.

"Dengan dibukanya lintasan ini, menjadi salah satu alternatif rute bagi jalur angkutan barang yang akan memperkuat sektor logistik di Pulau Jawa dan Sumatra serta Pulau Kalimantan. Kita tahu selama ini jalur logistik Jawa dan Sumatra melalui penyeberangan terfokus di lintasan Merak-Bakauheni," katanya saat peluncuran lintasan Patimban-Panjang, Minggu (10/1/2021).

Lintasan ferry jarak jauh Patimban-Panjang ini beroperasi sejauh 210 mil dengan waktu tempuh pelayaran 19 jam ini akan dilayani oleh KMP Ferrindo 5 yang dioperasikan ASDP.

Untuk lintas Patimban-Banjarmasin sejauh 444 mil dengan estimasi waktu tempuh 40 jam, dan lintas Patimban-Pontianak 420 mil dengan estimasi waktu tempuh 38 jam. KMP Ferrindo 5  memiliki spesifikasi teknis berukuran 3.566 GT, dengan panjang Kapal (LOA) 91,74 meter, dan lebar kapal 15,5 meter dengan kapasitas angkut 56 orang penumpang dan 109 unit kendaraan campuran.