Thursday, 05 March 2020

Pengurus DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA) Jawa Timur, dengan dipimpin oleh Ketua Umumnya Hengky Pratoko berdiskusi dengan Direktur Utama Pelindo Marine Service Eko Hariyadi Budiyanto di Kantor Pusat PMS Group, Surabaya. Delegasi ALFI Jatim yang turut hadir yaitu Wakil Ketua Umum Arief Tejo, Sekretaris Umum Agus Muslim, Ketua Bidang Kepabeanan Husni, Ketua Bidang Diklat dan Litbang Yayuk, Ketua Bidang Logistik Erik, Ketua Bidang Luar Negeri Cece, serta juga hadir Ketua GINSI Jatim Romzi Abdullah.
Dalam pertemuan di Gedung PMS, Hengky Pratoko mengapresiasi perkembangan bisnis PMS Group yang cukup pesat pada 2 tahun belakangan ini. “Kami dari asosiasi pengusaha selalu ingin menjadi mitra bisnis bagi BUMN dan anak perusahaannya. Kunjungan ALFI Jatim ke PMS merupakan bentuk apresiasi pada BUMN yang selalu mengembangkan bisnis dengan saling mendukung bersama swasta. Apalagi di bidang logistik yang membutuhkan kerja sama antarpemangku kepentingan untuk melayani masyarakat,” ujarnya.
Eko Hariyadi Budiyanto membenarkan bahwa kerja sama yang solid antarpemangku kepentingan di pelabuhan dan sektor logistik pada umumnya sangat penting. “PMS Group kini sudah membuka Kantor Perwakilan di Batam. Langkah ini untuk mengakomodir ekspansi bisnis Pelindo III melalui PMS di kawasan Selat Malaka. Mulai dari diberikannya pelimpahan pemanduan kepada Pelindo III yang dioperasikan oleh PMS,” jelasnya.
Ia menambahkan, adanya langkah ekspansi PMS untuk mencari pasar di luar captive market-nya juga membuka kesempatan bagi ALFI/ILFA untuk turut bekerja sama. “Jadi kerja sama kita tidak terbatas hanya di Surabaya atau Jawa Timur, tetapi di mana pun ada kesempatan untuk berkooperasi. Apalagi di Batam dan Selat Malaka, kerja sama BUMN dan pengusaha nasional bisa dipandang sebagai bentuk sinergi untuk mengembangkan bisnis Indonesia hingga ke pasar internasional,”
Delegasi ALFI/ILFA Jatim kemudian melanjutkan diskusi sembari meninjau galangan kapal Pelindo Marines dan mengitari perairan kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dan Gresik menggunakan Kapal Nembrala. Dari sisi laut para pengusaha tersebut dapat melihat sisi lain dari kawasan pelabuhan di mana bisnis logistik mereka dilayani. Bagi Pelindo Marines, keakraban dengan para pemangku kepentingan menjadi pondasi penting bagi ekpansi bisnis Pelindo Marines di luar captive market-nya.

another news

Tuesday, 18 February 2020
Seminar of Business Oppurtunity 2020
Saturday, 18 January 2020