Wednesday, 13 January 2021

Anak usaha Pelindo Marines di bidang layanan logistik multimoda, BMC Logistics, telah menyelesaikan pekerjaan relokasi alat grab dan hopper dari Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, ke Pelabuhan Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur. Proyek pemindahan alat berat yang merupakan suprastruktur penting untuk aktivitas bongkar muat di pelabuhan tersebut diangkut menggunakan kapal LCT (landing craft tank).
Dengan adanya penambahan fasilitas alat bongkar muat tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas bongkar muat di Pelabuhan Waingapu yang dikelola oleh BUMN Pelindo III. Penambahan grab dan hopper akan menambah kapasitas bongkar sekaligus mempercepat durasi bongkar. Hal tersebut tentunya akan menguntungkan para pengguna jasa pelabuhan, karena waktu dan biaya kegiatannya di pelabuhan akan semakin efisien.
BMC Logistics, sebagai perusahaan logistik dengan layanan transportasi multimoda telah berpengalaman dalam berbagai layanan logistik di pelabuhan-pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo III. Portfolionya beragam mulai dari pengelolaan depo peti kemas baik empty maupun full, peti kemas transhipment, pengelolaan gudang, pengurusan jasa forwarding dan custom clearance.

Read more
Friday, 08 January 2021

SURABAYAPAGI - Selama satu bulan terakhir, aktivitas pengangkutan FAME (fatty acid methyl esther) yang dilakukan Pelindo Marine Service mencapai 16 ribu kilo liter.
Manajer Komunikasi Korporat dan Relasi Pemangku Kepentingan, Pelindo Marines Hafidz Novalsyah menyampaikan, pengangkutan FAME yang merupakan produksi bioenergi dari bahan bakar nabati telah dilakukan sejak kerja sama diresmikan awal Desember 2020 lalu.
"Posisi hari ini sedang melakukan pengangkutan keempat. Per pengangkutan kapasitasnya kisaran 4.000 kiloliter," kata Hafidz Novalsyah, Jumat (08/01/2021).
Sebagai informasi, pengangkutan FAME dilakukan dari Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) PT Wilmar di Pelabuhan Gresik menuju ke Terminal Mirah di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
"Pengangkutan dilakukan oleh kru yang (sudah) terlatih," katanya
Menurut Hafidz, pengangkutan bioenergi tersebut juga merupakan bentuk dukungan dari Pelindo Marines terhadap program strategis presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam mendorong pemanfaatan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan.
"Ini merupakan langkah sinergi untuk mengantisipasi agar program strategis pemerintah tidak terganggu akibat adanya hambatan transportasi pasokan," ucapnya
Perlu diketahui, selama ini pengangkutan FAME dilakukan melalui moda transportasi darat. Model pengangkutan seperti itu tidak akan efisien lagi karena meningkatnya kebutuhan suplai FAME produksi Wilmar ke fasilitas blending Pertamina di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
"Pemindahan pengangkutan dengan moda transportasi laut menjadi solusi, karena kapal atau tongkang memiliki kapasitas angkut curah yang lebih besar. Sehingga akan memberikan efisiensi yang signifikan dari sisi durasi dan biaya angkut," ungkapnya
Sumber: http://m.surabayapagi.com/read/sebulan-beroperasi-pelindo-marines-angkut-16-ribu-kiloliter-fame

Read more
Monday, 04 January 2021

PT Pelindo Marine Service, awali hari pertama bekerja di tahun 2021 dan sekaligus masih dalam suasana peringatan HUT Ke-9 dengan mengadakan doa bersama sebagai wujud syukur atas amanah dan capaian. Dihadiri Direksi serta manajemen dengan konsep acara yang cukup sederhana merupakan refresentatif PT Pelindo Marine Service dalam menghadapi kondisi pandemi saat ini. Dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, acara berlangsung singkat namun tetap tidak mengurangi makna dari doa bersama serta tasyakuran itu sendiri.

Tumpeng juga disampaikan ke pelaut muda yang menjadi simbol semangat kolaborasi lintas generasi. Selain itu merupakan dorongan semangat dan dukungan seluruh manajemen kepada lini operasional yang menjadi ujung tombak pelayanan prima kepada seluruh pengguna jasa maritim. Demi kelancaran arus logistik nasional dan kebangkitan perekonomian negeri di tengah Pandemi Covid-19. #BUMNuntukIndonesia

Read more
Wednesday, 23 December 2020

Direktur Utama Pelindo III yang juga Komisaris Utama Pelindo Marines, U. Saefudin Noer, meninjau kegiatan Khitan Massal bersama Direktur Utama Pelindo Marines Umar dan Direktur Utama PT APBS Firmaniansyah, serta para direksi anak perusahaan Pelindo III Group di RS PHC Surabaya. Sehari sebelumnya Direktur SDM Pelindo III Edi Priyanto juga hadir membuka acara. 
Kondisi pandemi tidak menghambat Pelindo III Group untuk berbagi. Seperti yang dilaksanakan oleh Mariners Peduli PMS Group bersama anak perusahaannya APBS dan Pelindo Energi Logistik yang mendukung kegiatan Khitan Massal yang digelar oleh PT PHC. "PMS Group mengajak 25 anak yang membutuhkan bantuan dan berasal dari sekitar wilayah kerja untuk dapat melaksanakan khitan secara gratis. Kepedulian tersebut juga sebagai bentuk syukur menuju peringatan HUT Ke-9 Pelindo Marines di akhir tahun ini," ungkap Umar.
U. Saefudin Noer menambahkan, kegiatan khitan massal tersebut diselenggarakan secara kolaborasi oleh anak usaha dalam Pelindo III Group sebagai wujud dari implementasi Core Values BUMN AKHLAK yakni kolaboratif. Sebagai BUMN, dalam hal melaksanakan amanah untuk memberikan tanggung jawab sosial kepada masyarakat sudah semestinya kita bisa bergerak bersama dan bergandengan memberi manfaat pada sekitar.“Saya mengajak seluruh anak perusahaan yang tergabung dalam Pelindo III Group untuk bergerak bersama melaksanakan amanah ini, semoga dengan melaksanakan kegiatan khitan massal ini mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ucap U. Saefudin Noer pada Rabu (23/12).

Read more
Wednesday, 02 December 2020

Pelindo III BUMN subsidiary, Pelindo Marines, serves the transportation of FAME (fatty acid methyl esther / fatty acid methyl ester), which is a bioenergy production material from biofuels. This material is used for the production of Pertamina's Biosolar. Part of President Joko Widodo's Strategic Program in encouraging the use of fuels that are more environmentally friendly than fossil-based ones so they are not renewable.

The service was formalized in the Cooperation Agreement between Pelindo Marines (Pelindo III Group), Pertamina Trans Continental (Pertamina Group), and PT USDA Seroja Jaya which was signed in Surabaya, Wednesday (2/12). "Pelindo Marines is preparing a fleet of ships with trained crews to transport FAME from PT Wilmar's Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) at Gresik Port to Mirah Terminal at Tanjung Perak Port, Surabaya," said Pelindo Marines President Director, Umar, after the event.

Umar revealed, along with the increasing demand for Wilmar's production of FAME supply to Pertamina's blending facility at Tanjung Perak Port, Surabaya, transportation via land transportation is not expected to be possible in the future. "This cooperation is a synergy step to anticipate that the Government's Strategic Program will not be disrupted due to supply transportation constraints. Transfers of transportation by sea transportation are a solution, because ships or barges have a larger bulk transport capacity. So that it will provide significant efficiency in terms of duration and transportation costs. Apart from that, it also reduces road loads and traffic congestion that can disrupt community activities, "he said.

Pelindo Marines' business line in the field of energy logistics, namely Pelindo Energi Logistik, will support the operation of transporting the bioenergy material by providing pipeline installations. The special piping system will be operated at Mirah Terminal to channel FAME from ships to pipes leading to storage tanks at Pertamina's terminal. "So Pelindo Marines' services will be integrated, starting from sea transportation between port terminals to pipeline installation facilities for loading and unloading activities from ships to storage tanks," said Umar again.

Pelindo Marines contributed to the expansion of the Pelindo III Group portfolio in the energy segment. Pelindo Marines tugboats have been trusted to serve tug-assist for Pertamina Hulu Energi offshore operations in the waters west of Madura. Then Pelindo Energi Logistik has recently succeeded in serving LNG transportation to supply a Floating Power Plant in Amurang Bay, North Sulawesi.

President Director of Pertamina Trans Kontinental, Nepos MT Pakpahan, in his remarks said that the cooperation was made to support, mutually support, and mutually benefit both parties in order to develop their respective businesses, for mutual progress. “This collaboration is a synergy for BUMN subsidiaries to increase FAME transfers with the target of operating activities running well, safely and smoothly. Apart from that, it also supports the Government Program for the provision of renewable energy, namely biofuels which are being prioritized, "he explained.

Read more
Tuesday, 10 November 2020


Surabaya (10/11) - Tepat pada Peringatan Hari Pahlawan 10 November, di Kota Pahlawan, Surabaya, jajaran direksi baru anak usaha BUMN Pelindo III, PT Pelindo Marine Service memperkenalkan diri secara virtual ke jajaran pejabat struktural perusahaan. Kementerian BUMN telah menunjuk best talents dari Pelindo III, yaitu Umar sebagai Direktur Utama dan Lia Indi Agustiana sebagai Direktur Keuangan, SDM, dan Umum. Kehadiran keduanya menjadi lengkap setelah sebelumnya Kartiko Adi sebagai DIrektur Komersial, Operasi, dan Teknik sempat menakhodai sendiri untuk beberapa saat.
Direktur Utama Umar memberikan arahan pertamanya dengan menegaskan tentang pentingnya loyalitas dalam melandasi kerja keras bersama untuk memajukan organisasi. “Direksi berkomitmen akan bekerja sebagai tim. Saat ini kami bertugas sebagai Board (of Directors) akan memimpin sekaligus menjadi partner bertukar pendapat. Sekali lagi sebagai tim. Dukungan penuh dan loyalitas yang diberikan teman-teman akan menjadi kemajuan untuk Pelindo Marines dan kita bersama,” tegasnya.
Direktur Keuangan, SDM, dan Umum Lia Indi juga membenarkan, bahwa loyalitas yang merupakan salah satu core value Kementerian BUMN penting dijalankan untuk membentuk tim kerja yang solid dan gesit untuk bergerak maju.
Umar yang dahulu turut mengurus dan membidani lahirnya Pelindo Marines tersebut, kini kembali sebagai pemimpin perusahaan. Ia memompa semangat timnya untuk mengembangkan Pelindo Marines sesuai mimpi mengapa perusahaan tersebut didirikan dan tetap patuh pada RJPP (Rencana Jangka Panjang Perusahaan).
"Bisnis Pelindo Marines itu borderless, tidak terbatas wilayah kerja. Selama mampu untuk bersaing dan mewujudkan pelayanan yang memuaskan pelanggan, pasti bisa terus berkembang. Teknologi harus dikembangkan dan dimanfaatkan untuk memberikan pelayanan yang kini dan ke depan akan sangat berbeda. Kita akan maju dengan bergerak bersama. Bak orkestra, kita harus selalu melihat pemangku kepentingan di sekeliling kita. Agar bisa melihat berbagai peluang dan maju bersama,” pesannya.
Fakta terkait proporsi pegawai muda yang mendominasi perusahaan juga disoroti oleh Umar. Para pegawai yang berusia di bawah 35 tahun merupakan kekuatan besar. “Teman-teman harus berpikir untuk berkontribusi positif, agar pada jangka panjang akan melihat dan merasa bangga bahwa kerja keras kita bersama telah memajukan PMS,” himbaunya.
"Apa yang bisa kita lakukan di luar rutinitas? Why-nya apa? Bagaimana mencapainya? Apa runtutat goal-nya? Ini yang harus kita gali bersama. Mari kita bergandeng tangan untuk memajukan PMS bersama-sama,” pungkas Dirut Umar men-challenge timnya.

Read more