Tuesday, 11 September 2012

SURABAYA (jurnalberita.com) – Belum lama berdiri, PT Pelindo Marine Service (PMS) sudah menunjukkan prestasi membanggakan. Pada tahun 2012 ini, anak perusahaan PT Pelindo III (Persero) ini, mampu memproduksi 2 unit kapal keruk ukuran kecil (mini dredger).

Kedua kapal keruk tersebut rencananya akan diujicoba melakukan perawatan kedalaman kolam Pelabuhan Benoa, Bali.

“Tahun ini kami memang telah membuat 2 unit mini dredger. Kami yang merakit dan membuat desain kapalnya, semua kami yang mengerjakan, kecuali mesin. Mesin kami masih mendatangkan dari luar negeri,” jelas Direktur Utama PT PMS, Moch. Chairul Anwar, saat ground breaking kantor baru PT PMS, Senin (10/9/12).

Menurutnya, kapal yang diberi nama PMS MD-306 dan PMS MD-315 itu mampu melakukan pengerukan dengan kapasitas hingga 360 m3 per jam. Keunggulan lainnya adalah mudah untuk dibongkar pasang dan dimasukkan dalam petikemas.

Hal itu menjadikannya lebih mudah untuk dikirim ke tempat tujuan tanpa harus ditarik dengan kapal yang lebih besar.“Biaya yang dibutuhkan untuk membangun kedua mini dredger sebesar Rp1,5 Miliar, jauh lebih murah dibandingkan dengan harga pasaran sebesar Rp3,5 Miliar/unit,” katanya.

Pada saat yang bersamaan, pria yang akrab dipanggil Chairul ini, juga memperkenalkan kapal pandu baru yang dimiliki PT PMS. Kapal jenis Rigid Hull Inflatable Boat (RIB) ini, mampu melaju dengan kecepatan minimal 20 knots serta mampu melaju pada ombak yang tinggi.

Direktur Utama PT Pelindo III (Persero), Djarwo Surjanto sempat mengujicoba kapal pandu dengan menaikinya usai mengikuti ground breaking kantor baru PT PMS. Pada kesempatan yang sama dilakukan pemberangkatan Kapal Tunda (KT) Subali I ke Banjarmasin guna memperkuat pelayanan kapal di Pelabuhan Banjarmasin.

“Kapal pandu ini seperti kapal sergap yang dimiliki oleh Angkatan Laut Amerika Serikat. Investasi yang kami butuhkan untuk kapal pandu ini sebesar Rp1,9 Miliar. Kami juga sedang melakukan revitalisasi KT Subali II dengan investasi sebesar Rp14,6 Miliar,” tambahnya.

Disisi lain, Direktur Operasi dan Teknik PT Pelindo III (Persero) Faris Assagaf berharap dengan fasilitas baru yang dimilikinya, PT PMS dapat memberikan pelayanan terbaiknya kepada para pengguna jasa.

“Saat ini pelanggan utama PT PMS adalah PT Pelindo III (Persero). Kami berharap, PT PMS dapat terus memberikan pelayanan terbaiknya bagi dunia kepelabuhanan,” terang Faris. (jbc2)

Read more
Friday, 27 January 2012

PT Pelindo III meresmikan PT Pelindo Marine Service (PT PMS) sebagai anak perusahaan baru yang ke-6.

Direktur Utama PT Pelindo III Djarwo Surjanto menjelaskan anak perusaahan ini adalah upaya pemisahaan atau Spin off BUMN. Tujuannya, untuk memaksimalkan usaha serta peningkatan kerja di sektor perkapalan dan memberi pelayanan yang efesien.

"PT PMS ini diharapkan bisa menjadi perusahaan jasa perkapalan yang besar di Tanjung Perak khususnya serta kawasan timur indonesia (KTI) pada umumya," kata Surjanto saat peluncuran PT PMS di Nilam Jalan Prapat Kurung, Surabaya, Jum'at (27/1/2012).

Ia menegaskan, pihaknya memberikan beban secara khusus kepada manajemen PMS agar bisa mengembangkan. Unit Perkapalan yang kini bermetamorfosis menjadi PMS agar lebih besar yang saat ini memiliki armada 46 unit.

Sektor usaha perawatan kapal akan menjadi fokus usaha dengan jaminan waktu docking kapal atau perbaikan lebih cepat dan efisien. "Hasil usaha harus diatas 10% dari pendapatan dan berkontribusi laba yang positif bagi Pelindo III,” tandasnya.

Selain PT PMS, Pelindo III juga memiliki sejumlah anak perusahaan. Diantaranya, PT Terminal Petikemas Surabaya, PT Berlian Jasa Terminal Indonesia, PT Rumah Sakit Pelabuhan Surabaya, PT Portek Indonesia dan PT Ambang Barito Nusa Persada. Dalam peluncuran PT PMS ini juga dihadiri Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Sementara Khoirul Anwar, selaku Dirut PT PMS mengatakan menjalankan usaha ini berpegangan pada visi dan misi untuk mencapai tujuan perusahaan. "Agar jasa perkapalan dengan tingkat pelayanan yang prima," katanya.

Sehingga adanya PT PMS berharap organisasi perkapalan agar lebih efisien dan fleksibel, dan untuk 46 unit eksisting akan diperkembangkan lagi supaya waktu docking lebih cepat.

PT PMS ini berdiri untuk jasa angkut diperairan, menyediakan fasilitas dan pelayanan jasa pemandu, jasa mendorong dan menarik kapal, serta memberikan pelayanan jasa berbagai jenis kapal dan tongkang untuk kegiatan spesifik.

Read more
Monday, 10 September 2012

Surabaya-Belum lama berdiri, PT Pelindo Marine Service (PMS) sudah menunjukkan prestasi yang membanggakan. Pada tahun 2012 ini, Anak perusahaan PT Pelindo III (Persero) itu mampu memproduksi 2 unit kapal keruk ukuran kecil (mini dredger). Rencananya, pada tahap awal, kedua kapal keruk tersebut akan diujicobakan untuk melakukan perawatan kedalaman kolam Pelabuhan Benoa, Bali.

“Ya, tahun ini kami memang telah membuat 2 unit mini dredger. Kami yang merakit dan membuat desain kapalnya, semua kami yang mengerjakan, kecuali mesin. Mesin kami masih mendatangkan dari luar negeri,” jelas Direktur Utama PT PMS, Moch. Chairul Anwar, saat ground breaking kantor baru PT PMS, Senin (10/9).

Menurutnya, kapal yang diberi nama PMS MD-306 dan PMS MD-315 itu mampu melakukan pengerukan dengan kapasitas hingga 360 m­­3 per jam. Keunggulan lain dari kapal tersebut adalah mudah untuk dibongkar/pasang dan dimasukkan dalam petikemas. Hal itu menjadikannya lebih mudah untuk dikirim ke tempat tujuan tanpa harus ditarik dengan kapal yang lebih besar.

“Biaya yang dibutuhkan untuk membangun kedua mini dredger tadi adalah sebesar Rp1,5 Miliar, jauh lebih murah dibandingkan dengan harga pasaran sebesar Rp3,5 Miliar/unit,” katanya.

Pada saat yang bersamaan, Moch. Chairul Anwar juga memperkenalkan kapal pandu baru yang dimiliki oleh PT PMS. Kapal dengan jenis Rigid Hull Inflatable Boat (RIB) itu mampu melaju dengan kecepatan minimal 20 knots dan kapal pandu tersebut mampu melaju pada ketinggian ombak yang tinggi. Direktur Utama PT Pelindo III (Persero), Djarwo Surjanto sempat mengujicoba kapal pandu itu dengan menaikinya pasca mengikuti ground breaking kantor baru PT PMS. Selain itu dalam kesempatan yang sama dilakukan pemberangkatan Kapal Tunda (KT) Subali I ke Banjarmasin untuk memperkuat pelayanan kapal di Pelabuhan Banjarmasin.

“Kapal pandu ini seperti kapal sergap yang dimiliki oleh Angkatan Laut Amerika Serikat. Investasi yang kami butuhkan untuk kapal pandu ini sebesar Rp1,9 Miliar. Kami juga sedang melakukan revitalisasi KT Subali II dengan investasi sebesar Rp14,6 Miliar,” tambahnya.

Disisi lain, Direktur Operasi dan Teknik PT Pelindo III (Persero) Faris Assagaf berharap dengan fasilitas baru yang dimilikinya, PT PMS dapat memberikan pelayanan terbaiknya kepada para pengguna jasa.

“Saat ini pelanggan utama PT PMS adalah PT Pelindo III (Persero), kami berharap PT PMS dapat terus memberikan pelayanan terbaiknya bagi dunia kepelabuhanan,” terang Faris.

PT Pelindo Marine Service ssmerupakan anak perusahaan keenam PT Pelindo III (Persero). Perusahaan yang diresmikan oleh Menteri BUMN, Dahlan Iskan pada bulan Januari lalu itu memiliki bisnis utama dibidang jasa pelayanan perkapalan. Hingga bulan Juni 2012, meskipun belum berumur setahun penuh, PT Pelindo Marine Service telah mampu membukukan pendapatan Rp81,8 Miliar.

Read more