Thursday, 04 March 2021

Surabaya (4/3) - 4 pegawai muda Pelindo Marines atau biasa disebut dengan mariners, telah menuntaskan partipasinya pada Knowledge Capture Program yang diinisiasi oleh Pelindo III. Keempat mariners tersebut yaitu Dwi Yudha, Prabawa Adhikara, Saifullah, dan Sofiriwianto, menuliskan hasil program tersebut dalam sebuah buku bertajuk "Aktivitas Kapal Tunda yang Dioperasikan oleh Pelindo Marines". Buku tersebut merupakan disusun tidak saja berdasarkan pengamatan dan analisa atas pengoperasian kapal tunda di anak usaha BUMN Pelindo III itu, tetapi juga senarai pemikiran dari para Subject Matter Expert (SME) di BUMN maritim terbesar di Indonesia tersebut.

Knowledge Capture merupakan teknik untuk memperoleh aspek pengetahuan teknis individu, sehingga wawasan, pengalaman, jaringan sosial dan pembelajaran dapat dibagi untuk mengurangi hilangnya pengetahuan organisasi. "Lokakarya terkait Knowledge Capture di Pelindo III Group diadakan dengan melibatkan para pegawai muda untuk proaktif menjadi agen pembelajar di perusahaan, dengan meng-capture atau mensarikan berbagai pengetahuan dan pengalaman dari para pegawai senior yang dinyatakan sebagai SME untuk topik-topik tertentu," jelasnya.

Dwi Yudha, salah satu peserta Knowledge Capture, mengaku senang bisa mendapatkan pengalaman untuk mengikuti Knowledge Capture Program Pelindo III Group. "Misi yang diberikan kepada kami (tim penulis) untuk menyusun buku tersebut telah membawa kami untuk kembali belajar menambah pemahaman terkait regulasi dan pengelolaan kapal tunda, serta yang terpenting bisa berkesempatan untuk berdiskusi dengan para SME dari berbagai perspektif. Mulai dari operasional kapal tunda hingga safety dan manajemen risiko," ujar Superintendent SMMR di Pelindo Marines itu.

Capt. Hapsoro Nugroho M.Mar. yang menjadi salah satu SME untuk buku tersebut membenarkan bahwa Knowledge Capture Program tersebut sangat penting untuk membuat perusahaan sebagai suatu organisasi yang dinamis memiliki rekaman pengetahuan yang menjadi jembatan cakrawala pengalaman dari pegawai senior dengan puluhan tahun pengalaman ke para juniornya yang sedang merintis tahun-tahun awalnya di dunia maritim yang luas.

"Pengalaman kami berkarya di perusahaan selama puluhan tahun jadi bisa terekam sebagai pengetahuan yang diharapkan bermanfaat agar para generasi penerus bisa bekerja dengan lebih cepat berdasar lesson learned yang dituliskan pada buku, serta tentunya juga agar bisa berkarya dengan lebih inovatif dalam mengembangkan layanan dan operasional perusahaan. Agar bisa terus relevan dan bersaing secara global," pesannya.

Buku tentang aktivitas kapal tunda tersebut rencananya akan dijadikan materi virtual sharing session dari keempat penulis kepada para pegawai Pelindo Marines. Hal tersebut bertujuan untuk menyosialisasikan updated insight dari pengoperasian kapal tunda di perusahaan, kepada para pegawai di berbagai departemen. Karena pengetahuan terkait operasional yang merupakan revenue generator penting juga dipahami oleh seluruh pegawai demi keberlanjutan perusahaan.

Read more
Friday, 26 February 2021

Surabaya (26/2) - Agenda rutin internalisasi #AKHLAK di Pelindo Marines yang dikemas dalam CEO Talks virtual kembali dilaksanakan. Direktur Utama Pelindo Marines Umar menegaskan tentang pentingnya implementasi value adaptif, loyal, dan kolaboratif, untuk menjadi landasan para mariners dalam berinovasi dan transformasi. "Nilai AKHLAK harus diingat sebagai satu kapal kita bersama yang membawa kita pada keberhasilan transformasi organisasi. Jadi kita harus keluar dari rutinitas dan membangun transformasi," pesannya.
Pemateri berikutnya yakni pakar manajemen Hendrik Lim yang menjadi narasumber pada diskusi yang dimoderasi oleh Manajer Pemasaran Dhika Ramadhanny. Diskusi transformasi berlangsung asyik dengan beberapa penanya. Hendrik Lim menekankan bahwa salah satu kunci keberhasilan value ialah seluruh insan organisasi harus percaya akan kesaktian nilai tersebut. "Seluruh bagian harus percaya 100% dan yakin dulu. Percaya akan kesaktian value AKHLAK sebagai nilai budaya yang bisa membawa Pelindo Marines bertransformasi menjadi lebih baik. Baru transformasi organisasi berbasis AKHLAK bisa berhasil," tegasnya.
Imam Syafii, peserta agenda virtual tersebut menanyakan dan membuka diskusi tentang kapan sebaiknya value itu perlu diubah. Karena perusahaan sebagai organisasi bersifat dinamis. Terutama terkait strategi dan kondisi sumber daya manusianya. Hendrik Lim kemudian memberikan analogi. Bila diibaratkan strategi perusahaan itu mesin, maka value merupakan oli pelumasnya. Berguna untuk melancarkan strategi. Jadi bila mesinnya tidak beroperasi dengan baik, maka olinya perlu diganti. Sehingga bila strategi perusahaan berganti karena ada pengembangan atau dinamisasi dan bila value yang eksisting kurang optimal dalam mendukung strategi, maka value perlu dipertimbangkan untuk menyesuaikan value yang relevan mendukung strategi perusahaan.

Read more
Monday, 15 February 2021

Gresik (15/2) - Terminal Manyar yang menjadi gerbang laut kawasan industri terintegrasi pelabuhan, Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) disandari kapal curah kering besar MV. Andes Queen. Kapal berbendera Panama tersebut memiliki panjang Length of Average  (LOA) 183 meter dan mengangkut komoditas pupuk sebesar hingga 33.000 metrik ton. 
2 kapal tunda yang dioperasikan oleh Pelindo Marines, yakni KT. Jayanegara 203 dan KT. Kresna 315 melayani proses penyandaran kapal besar tersebut dengan lancar. Tren kedatangan kapal-kapal berukuran besar terus meningkat di flagship project yang dikembangkan oleh BUMN Pelindo III bersama AKR Corporindo tersebut. 
Belum lama ini Pemerintah telah menetapkan JIIPE sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). KEK JIIPE terletak pada lahan seluas sekitar 3.000 hektar yang terintegrasi dengan fasilitas pelabuhan laut yang memiliki 4 fasilitas dermaga.  Kapal besar dengan ukuran hingga 100.000 DWT dapat sandar dan melakukan bongkar muat di JIIPE. Selain itu, pada pelabuhan yang dioperasikan oleh PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) itu memiliki area labuh kapal yang menapai luas 6.200 meter persegi. Pasar layanan Pelindo Marines di Terminal Manyar, pelabuhan fasilitas JIIPE diproyeksikan akan turut meningkat seiring pengembangan kawasan KEK potensial tersebut.

Read more
Friday, 29 January 2021

 

Kapal Tunda Anoman V yang dioperasikan oleh PT Pelindo Marine Service memimpin layanan penundaan untuk KMP Ferrindo 5 di Pelabuhan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

KMP Ferrindo 5 merupakan long distance ferry (LDF) yang melayari rute baru PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) dari Pelabuhan Patimban, Jawa Barat dengan rute sejauh 444 mil selama 40 jam.

“Inovasi rute logistik dengan kapal ro-ro ini penting karena akan mengurangi beban jalan darat dan mengakselerasi kegiatan Pelabuhan Patimban yang baru beroperasi,” cuit akun Twitter resmi milik PT Pelindo III (Persero), Selasa (2/2).

Kemudian, kesiapan kapal-kapal tunda PT Pelindo Marine Service juga tak kalah penting.

Karena harus memastikan proses sandar dan mulai berlayar kapal-kapal logistik negeri ini agar berjalan aman dan efisien, demi kelancaran distribusi kargo nasional.

Seperti diberitakan pada Bisnis.com, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) membuka rute pelayaran ferry jarak jauh alias long distance ferry dengan tiga rute baru, yakni Patimban-Panjang, Patimban-Pontianak dan Patimban-Banjarmasin yang akan dilayani dengan KMP Ferrindo 5.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi mengatakan pengoperasian tahap awal lintasan LDF dari Pelabuhan Patimban, Subang, menuju Pelabuhan Panjang, Lampung ini merupakan lintasan LDF keempat yang dilayani ASDP setelah lintasan Surabaya-Lembar, Jakarta-Surabaya, dan Ketapang-Lembar.

"Dengan dibukanya lintasan ini, menjadi salah satu alternatif rute bagi jalur angkutan barang yang akan memperkuat sektor logistik di Pulau Jawa dan Sumatra serta Pulau Kalimantan. Kita tahu selama ini jalur logistik Jawa dan Sumatra melalui penyeberangan terfokus di lintasan Merak-Bakauheni," katanya saat peluncuran lintasan Patimban-Panjang, Minggu (10/1/2021).

Lintasan ferry jarak jauh Patimban-Panjang ini beroperasi sejauh 210 mil dengan waktu tempuh pelayaran 19 jam ini akan dilayani oleh KMP Ferrindo 5 yang dioperasikan ASDP.

Untuk lintas Patimban-Banjarmasin sejauh 444 mil dengan estimasi waktu tempuh 40 jam, dan lintas Patimban-Pontianak 420 mil dengan estimasi waktu tempuh 38 jam. KMP Ferrindo 5  memiliki spesifikasi teknis berukuran 3.566 GT, dengan panjang Kapal (LOA) 91,74 meter, dan lebar kapal 15,5 meter dengan kapasitas angkut 56 orang penumpang dan 109 unit kendaraan campuran.

Read more
Tuesday, 26 January 2021

12 Januari hingga 12 Februari diperingati sebagai Bulan K3 Nasional 2021. Tema yang diusung yakni “Penguatan Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berbudaya K3 pada Semua Sektor Usaha”. Seluruh kru laut dan pegawai darat Pelindo Marines (BUMN Pelindo III Group) menyambut dengan semangat. K3 atau Keselamatan dan Kesehatan Kerja merupakan prinsip penting yang dapat menjaga keselamatan para pekerja, lingkungan, hingga alat kerja. Dalam setiap safety patrol yang dilakukan safety officer dengan berkeliling seluruh sudut wilayah kerja, pesan-pesan penting terkait K3 disampaikan ke semua pekerja galangan dan kru kapal. Bagi seluruh mariners, kolaborasi yang juga sejalan dengan nilai AKHLAK Kementerian BUMN merupakan faktor penting yang saling menguatkan dalam penegakan budaya K3. Hal tersebut untuk menjaga Pelindo Marines sebagai pemangku kepentingan yang profesional di sektor maritim.
Dalam rangkaian agenda kegiatan dalam Peringatan Bulan K3 Nasional 2021 di Pelindo Marines, dimulai dengan pemasangan materi sosialisasi berupa umbul-umbul dan spanduk pesan K3. Pemasangan dilakukan di sudut-sudut wilayah kantor dan fasilitas pebaikan kapal, sehingga banyak pegawai dapat melihatnya. Kemudian ada Safety Management Walkthrough yang dipimpin langsung oleh Direktur Komersial, Operasi, dan Teknik Pelindo Marines Kartiko Adi. Ia didampingi oleh pimpinan Departemen Sistem Manajemen dan Manajemen Risiko serta Pimpinan Departemen Operasi melaksanakan Safety Management Walkthrough pada rangkaian agenda Bulan K3 Nasional 2021. Jajaran top level management yang meninjau langsung kegiatan operasional di lapangan menjadi bentuk komitmen penuh manajemen pada pelaksanaan prinsip Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Tanpa mengurangi ketegasan prinsip K3, Direksi melakukan pendekatan simpatik dengan membagikan paket masker medis dan multivitamin kepada pekerja yang ditemui di fasilitas pemeliharaan dan perbaikan kapal.
Sebagai operator layanan jasa penundaan kapal, di Pelindo Marines tentunya safety sudah menjadi kebiasaan wajib. Hari ini safety officer dan petugas medis melaksanakan safety meeting di atas kapal. Kegiatan tersebut untuk menyosialisasikan pencegahan dan penanganan wabah Covid-19 serta risikonya di sisi operasional. Pada safety meeting juga berkolaborasi dengan paramedis RS PHC Surabaya yang melaksanakan fit to work untuk memastikan para kri kapal sehat, bugar, dan siap bekerja. Dengan sinergi ini diharapkan seluruh kru kapal memahami dan berpersepsi sama terkait prinsip dan budaya sadar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dana pengelolaan risiko di kapal.
Pada masa Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, manajemen menggunakan media webinar untuk menggemakan pesan K3 ke seluruh pegawai. Salah satunya yakni pelaksanaan Webinar bertema “Menjaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi dengan Protokol Psikologi”. Psikolog dari RS PHC Surabaya Meutia Ananda membantu mariners agar memahami dan mampu mengukur diri bila merasa stres. Ia juga mengingatkan bahwa stres juga bisa diakibatkan karena mengonsumsi informasi negatif yang biasanya dari media sosial. Jadi hati-hati ya Mariners jangan sampai terjebak hoax yang membuat kita ketakutan untuk hal yang tidak jelas dan tidak perlu. Kesehatan mental merupakan bagian dari aspek K3 yang harus diperhatikan oleh perusahaan kepada seluruh pegawainya. Jadi manajemen dan mariners semua harus kompak mengelola risiko stres. Salah satu hal mudah tapi penting yang bisa dilakukan yaitu menjadi rekan yang baik, bekerja dengan baik dan memberi perhatian untuk hal yang baik. 
Kegiatan berikutnya yang akan dilaksanakan dalam rangkaian Bulan K3 Nasional 2021 yaitu sosialisasi pencegahan dan penanganan wabah Covid-19 di untuk seluruh kru kapal dan pegawai. Selain itu juga akan melaksanakan safety drill di kapal tunda sebagai penyiapan kru kapal untuk mengelola risiko bahaya ketika bekerja di laut.

Read more
Friday, 22 January 2021

Masa pandemi sudah kita jalani hampir sepanjang satu tahun ini. Tentunya banyak hal yang berubah. Baik demi keselamatan diri dan orang-orang tersayang, maupun demi membuat kita bisa tetap produktif dalam berkontribusi. Segala adaptasi kebiasaan tersebut tak jarang membuat kita stres. karena itu Mariners Pelindomarines mengikuti Webinar bertema “Menjaga Kesehatan Mental di Masa Pandemi dengan Protokol Psikologi”. 
Psikolog dari RS PHC Surabaya, Meutia Ananda membantu mariners agar memahami dan mampu mengukur diri bila merasa stres. Salah satunya yaitu kita harus pandai mengolah stress kita. Saat ini kita harus pandai mengafirmasi pikiran kita dengan kata-kata yang positif seingga kita bisa bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta berperan serta di komunitasnya. Selain itu ia juga mengingatkan bahwa stres juga dapat diakibatkan karena mengonsumsi informasi negatif yang biasanya dari media sosial. Jadi hati-hati ya Mariners jangan sampai terjebak hoax yang membuat kita ketakutan untuk hal yang tidak jelas dan tidak perlu.
Mariners, stress ada 2 macam, pertama adalah eustress dan yang kedua adalah distress.Eustress biasanya dikarenakan adanya deadline terdorong untuk menyelesaikannya. Di kecewakan yang mana terdorong untuk segera mencari yang lebih baik dan wabah dimana kita berfikir kerasmemikirkan jalan keluar untuk menghindarinya. Sementara distress menarik diri dari tugas atau takut gagal, jika dikecewakan ingin bunuh diri dan missal terjadi wabah bersikap paranoid, frustasi, insomnia, hilang gairah, dan depresi.
Dampak dari stress bisa bermacam-macam.secara psikis kita bisa mengalami cemas, agresif, apatis, bosan, kelelahan, frustasi kesepian bahkan depresi. Jika secara fisik dapat terlihat dari banyaknya jerawat yang muncul, obesitas, imun tubuh menurun, osteoporosis dan meningkatnya gula darah.
Lalu bagaimana protokol psikologis untuk menjaga kesehatan jiwa mental kita saat pandemic saat ini?Yang pertama adalah batasi informasi secukupnya, dan hindari informasi berasal dari sumber yang tidak valid. Ke dua cari dukungan orang lain untuk apa pun keluh kesah anda. Bisa dengan teman, psikolog atau pasangan. Ketiga adalah bergeraklah beraktivitaslah lakukan hobi. Hal ini penting untuk meiningkatkan mood kita. Berikutnya adalah baik pada diri sendiri dan orang lain, jangan menyusahkan orang lain dengan sikap kita. kelima adalah lakukan relaksasi seperti menyalurkan hobi, me time dan melakukan hal-hal yang menyegarkan jiwa anda. Terakhir lakukan 4 M, menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan dan mengelola stress.
Kesehatan mental merupakan bagian dari aspek K3 yang harus diperhatikan oleh perusahaan kepada seluruh pegawainya. Jadi manajemen dan mariners semua harus kompak mengelola risiko stres. Salah satu hal mudah tapi penting yang bisa dilakukan yaitu menjadi rekan yang baik, bekerja dengan baik dan memberi perhatian untuk hal yang baik.

Read more