Monday, 03 May 2021

Surabaya (3/5) - Para mariners, sebutan untuk pegawai PT Pelindo Marine Service (Pelindo III Group), bersama Direktur Pelindo Marines, Lia Indi Agustiana, mengajak adik-adik di Panti Asuhan Aisyahtong Mariyam menonton dongeng boneka. Tokoh boneka Alan yang dengan dalang Kak Tri Boneka membawakan kisah-kisah tentang pentingnya mencintai Al-Quran dan meningkatkan ibadah di Bulan Suci Ramadan. 
Safari Ramadan ke masjid dan panti asuhan merupakan agenda rutin Pelindo Marines setiap Ramadan. Semenjak Pandemi Covid-19 kegiatan dikemas sangat ringkas dan sebagian besar hanya seremonial saja setelah silaturahim singkat. "Pada Ramadan kali ini, Mariners ingin tidak hanya menyampaikan santunan dana tetapi juga silaturahim berbagi keceriaan. Dengan dongeng boneka, pesan religi bisa diterima dengan senang oleh adik-adik. Keceriaan mereka menjadi kebahagiaan yang bermakna dalam bagi kami, mariners." kata Lia Indi.
Ustadz H. Sofyan, pengasuh sekaligus Koordinator Badan Pencari Dana yang menerima kunjungan para mariners, menyampaikan terima kasih atas santunan yang diberikan kepada anak-anak yatim piatu. Selain itu juga mengaku terkesan dengan dakwah melalui dongeng boneka yang dihadirkan ke anak-anak. "Anak-anak sangat terhibur. Penontonnya tidak hanya anak panti kami, tetapi juga dari dhuafa di sekitar (panti). Semoga silaturahim dan santunan menjadi berkah bagi mariners Pelindo Marines, aamiin," doanya.

Read more
Saturday, 24 April 2021

Banyuwangi (24/4) - Kapal-kapal tunda yang dioperasikan Pelindo Marines, yaitu KT. Joyoboyo 1 dan TB. Perkasa 07 turut mendukung operasi pencarian kapal selam TNI Angkatan Laut, KRI Nanggala-402 dengan memberikan layanan penundaan untuk sejumlah kapal perang di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur. Di antaranya yakni KRI Dr. Soeharso dan KRI Karel Sasuitubun 365, serta beberapa kapal survey dan kapal pendukung lainnya. 

Seperti diberitakan dan menyita perhatian internasional, KRI Nanggala-402 dikabarkan hilang kontak di perairan Laut Bali pada Rabu (21/4). Berbagai instansi seperti Kepolisian Republik Indonesia, Kementerian Perhubungan, Badan Keamanan Laut, Badan SAR Nasional, BPPT, dan berbagai lainnya segera ke lokasi untuk turut membantu. TNI AL langsung meminta bantuan kepada sejumlah negara dengan mengirimkan distres international submarine escape and rescue leaison office (ISMERLO).
Beberapa negara tetangga pun langsung merespons dan menerjunkan bantuannya dengan mengirimkan sejumlah kapal untuk membantu pencarian Nanggala-402. Mereka mengirim sejumlah armada yang mendukung operasi pencarian. Di antaranya datang dari Singapura, Malaysia, Australia, dan Amerika Serikat.

Segenap manajemen dan keluarga besar Pelindo Marines turut mendoakan agar seluruh kru KRI Nanggala 402 dapat diberikan keselamatan dan seluruh petugas yang terlibat dalam operasi pencarian diberikan kekuatan dan petunjuk-Nya.

Read more
Thursday, 15 April 2021

Surabaya (15/4) – Pelindo Marines menerima dua penghargaan sekaligus dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Pertama yaitu atas prestasi telah menerapkan Sistem Manajemen K3 atau SMK3 di tempat kerja dengan hasil memuaskan. Kedua atas prestasi dalam melaksanakan Program K3 sehingga mencapai lebih dari 3 juta jam kerja orang tanpa kecelakaan kerja (zero accident) atau terhitung sejak 1 November 2017 hingga 31 Oktober 2020. Kedua piagam penghargaan disampaikan secara simbolis di Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur kepada Tim SMMR Pelindo Marines.

"Atas kedua penghargaan ini kami merasa sangat bersyukur. Kemudian yang paling disyukuri yaitu seluruh pekerja selamat dalam bekerja dengan profesional. Penerapan SMK3 juga akan meningkatkan kualitas pelayanan pada para pengguna jasa," kata Direktur Utama Pelindo Marines, Umar, secara terpisah dari Grha Marine, Surabaya.

Penghargaan SMK3 tersebut diberikan pada perusahaan karena telah menerapkan SMK3 sesuai Peraturan Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia (Kemnaker). Kemudian akan melakukan perpanjangan maupun peningkatan kriteria yang diterapkan perusahaan. Sedangkan zero accident award diperoleh sebuah perusahaan ketika perusahaan tersebut telah memiliki jam kerja aman sesuai kategorisasi yang telah ditetapkan oleh Kemnaker.

Read more
Monday, 12 April 2021

PT Pelindo Marines, APBS, PEL, dan BMC Logistics, bersama Takmir Masjid Al-Farisi menggelar doa bersama dalam menyambut bulan suci Ramadan 1442 H.

 

Doa bersama dan saling memaafkan menjadi tuntunan yang dilaksanakan agar lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah puasa ramadan beserta rangkaiannya.

 

Tumpeng besar dengan aneka macam kelengkapannya seperti ayam panggang, urap berikut lauk pauk lainnya. Tak ketinggalan kue Apem disajikan yang konon apem berasal dari Bahasa Arab, 'afwum' atau 'afuan', yang artinya meminta maaf.

 

Tradisi ini dalam kebiasaan Jawa disebut 'megengan' yang artinya 'menahan'. Untuk mengingatkan muslim agar menahan hawa nafsu selama berpuasa.

Read more
Tuesday, 30 March 2021

Bersama Menghapus Stigma pada Penyintas Covid-19

Surabaya (30/3) – Pada masa Pandemi Covid-19, pasokan stok darah di kota-kota besar di Indonesia menurun antara 30 persen hingga 50 persen. Untuk PMI Kota Surabaya dilaporkan membutuhkan sekitar 300 kantung darah per hari untuk kebutuhan rumah sakit di Kota Pahlawan. Selain itu partisipasi penyintas untuk mendonorkan plasma konvalesen juga masih banyak dibutuhkan untuk pengembangan uji klinis terapi pasien terkonfirmasi Covid-19. Kondisi tersebut membuat Pelindo Marines bersama beberapa instansi dan masyarakat, menggelar aksi sosial Marines Peduli! Donor Darah dan Screening Donor Plasma Konvalesen di atas Kapal Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga, yang sandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Selasa (30/3).

Pada agenda tersebut sekaligus diadakan talkshow dan diskusi tentang ‘Pentingnya Donor Darah dan Donor Plasma Konvalesen pada Masa Pandemi Covid-19’ yang dihadiri oleh dokter dan perwakilan penyintas Covid-19. Direktur Kapal Rumah Sakit Terapung Airlangga, dr. Agus Harianto Sp.B, di sela acara mengatakan, “Dari atas Kapal RS Terapung Ksatria Airlangga ini kita bersama menggemakan pesan kepada masyarakat luas untuk tidak mengucilkan saudara kita para penyintas Covid-19. Langkah solidaritas mereka untuk mendonorkan plasma konvalesen sudah sepatutnya diapresiasi dengan tangan terbuka dari kita semua untuk kembali beraktivitas bersama dalam keseharian. Tanpa perlu kekhawatiran yang berlebihan, yang terpenting kita semua disiplin menjalankan Protokol Kesehatan 5M,” tegas dokter yang baru kembali dari misi sosial membantu korban Gempa Majene di Sulawesi beberapa waktu lalu.

Hal tersebut dibenarkan oleh Radian Jadid, penyintas Covid-19 yang menjadi pembicara dalam talkshow dan diskusi pada acara tersebut. Para penyintas Covid-19 mengalami kondisi yang tidak mudah. Selain harus menjalani rangkaian tindakan medis untuk penyembuhan, juga ada tekanan psikis akibatnya masih ada masyarakat yang memberi stigma buruk atau memperlakukan penyintas dengan berbeda.

Dirinya yang juga penyintas Covid-19 serta para penyintas yang ia berikan pendampingan, mengharapkan masyarakat dapat menerima kembali dan menghentikan stigma yang tidak tepat. Karena mereka sudah dinyatakan sembuh secara medis dan oleh instansi yang berwenang. “Justru peran aktif penyintas penting untuk membantu pemerintah menyosialisasikan informasi yang tepat tentang bagaimana menyembuhkan dan mencegah Covid-19. Kami yang sudah mengalami sendiri akan lebih mudah menjelaskan dan lebih dipercaya,” ungkapnya.

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) V Laksamana Pertama (Laksma) TNI Mohamad Zaenal pada kesempatan yang sama menambahkan, upaya bersama untuk menghapus stigma pada penyintas dan langkah dalam memerangi Covid-19 harus terus dilakukan. ”Saya berkeyakinan, dengan kemudahan informasi publik yang mengedukasi masyarakat secara continue (berkelanjutan), persepsi terhadap penyintas Covid-19 akan semakin obyektif. Sudah menjadi komitmen TNI AL dalam hal ini Lantamal V, untuk terus memerangi pandemi dengan melakukan berbagai upaya Percepatan Penanganan Covid-19. Salah satunya terus bersinergi bersama komponen lainnya, seperti yang saat ini kita lakukan”, kata Laksma TNI Mohamad Zaenal.

Direktur Utama Pelindo Marines, Umar, yang turut hadir, menyebutkan Pelindo Marines dan grup usahanya berinisiatif untuk menggelar aksi sosial donor darah dan donor plasma konvalesen. Gagasan aksi sosial Mariners Peduli tersebut disambut baik oleh Yayasan Ksatria Medika Airlangga, Palang Merah Indonesia, dan Lantamal V Surabaya. Kemudian juga turut bergabung relawan dari Komunitas Pendonor Plasma Konvalesen dan Relawan Pendamping Keluarga Pasien Covid-19.

“Salah satu hal yang luar biasa dari pelaksanaan aksi sosial hari ini, selain solidaritas para relawan pendonor darah dan plasma konvalesen, adalah juga solidaritas berbagai organisasi yang berkolaborasi mendukung agenda donor ini. Semua bekerja sama mulai dari institusi militer, entitas bisnis, hingga organisasi dan komunitas sosial. Kolaborasi ini mencerminkan core value BUMN, AKHLAK. Kolaborasi dengan berbagai pihak untuk melaksanakan amanah, sebagai perpanjangan tangan Pemerintah dalam membantu masyarakat luas. Agar bangsa bisa beradaptasi pada kehidupan new normal dan tetap harmonis melampaui Pandemi Covid-19,” jelas Direktur Utama Pelindo Marines, Umar.

Pelindo Marines dan grup usaha Pelindo III lainnya telah membentuk Satgas Pengendalian Covid-19 di masing-masing kantor yang bertugas mengendalikan situasi penularan dan penyebaran virus tersebut. Apabila ada kasus terkonfirmasi Covid-19 segera dilakukan tracing, testing, dan treatment (3T). Setiap ada pegawai dan keluarga satu tempat tinggalnya yang positif segera dibantu perawatannya. Untuk yang bergejala diberikan perawatan intensif di RS PHC Surabaya atau RS rujukan Kemenkes lainnya. Sedangkan untuk yang tidak bergejala difasilitasi perawatan isolasi mandiri yang layak agar sehat dan bisa bekerja bersama kembali. Pekerja penyintas yang kembali bekerja selalu diterima dengan baik oleh seluruh pegawai lainnya tanpa ada pembedaan. Karena solidaritas dan kolaborasi juga merupakan kunci untuk terwujudnya imunitas bersama.

Read more
Monday, 22 March 2021

Surabaya (22/3) - Direktur Utama Pelindo Marines Umar menerima gelar kehormatan dari Indonesian Maritime Pilots Association (INAMPA) tahun 2020. Pemberian gelar kehormatan tersebut bersamaan dengan pemberian kepada Direksi Pelindo III yaitu Direktur Utama Boy Robyanto dan Direktur Teknik Kokok Susanto. Seremoni penyematan gelar anggota kehormatan INAMPA diberikan langsung oleh Presiden INAMPA Pasoroan Herman Harianja di Kantor Pusat Pelindo III, Senin (22/3).
Dalam sambutanya, Pasoroan Herman Harianja mengatakan bahwa pemberian gelar ini merupakan bentuk penghormatan INAMPA kepada Pelindo III yang terus mendukung pengembangan kompetensi SDM unggul di bidang kepanduan maritim, kepelabuhanan dan perkapalan serta mendukung berbagai program kerja organisasi INAMPA. “Ini merupakan bentuk penghormatan kami kepada Pelindo III yang terus mendukung program-progam kerja INAMPA baik dari pengembangan SDM dan keprofesian, kami berharap gelar penghormatan ini bisa semakin menghangatkan hubungan kami dengan INAMPA,” ujar Presiden INAMPA.
Direktur Teknik Pelindo III Kokok Susanto yang mewakili Pelindo III menerima penghargaan gelar tersebut mengatakan bahwa pihaknya merasa terhormat mendapatkan gelar anggota kehormatan dari INAMPA, menurutnya INAMPA sebagai wadah organisasi profesi pandu telah berperan besar dalam mendukung peningkatan pelayanan jasa kepelabuhanan sebagai core business Pelindo III melalui kompetensi layanan kepanduan para anggotanya. Terlebih menurutnya pandu yang kompeten mampu meningkatkan kepuasan pengguna jasa perusahaan.
Direktur Utama Pelindo Marines Umar, menyampaikan merasa terhormat dengan menerima gelar anggota kehormatan dari INAMPA sebagai asosiasi profesi pandu di Indonesia. "Pelindo Marines sangat berkomitmen untuk turut mendukung pengembangan pandu Indonesia, berjalan besama program-program INAMPA. Peran pandu merupakan duta layanan di sektor kepelabuhanan, sehingga sangat penting," jelasnya.
Saat ini sedikitnya terdapat 216 pandu yang bertugas di wilayah kerja Pelindo III Group. Dari jumlah tersebut sekitar 10 Persen diantaranya telah menempati jabatan strategis di Pelindo III seperti Senior Manager hingga CEO Regional. Hal tersebut sebagai bentuk komitmen Pelindo III Group pada pengembangan SDM pandu diwilayah kerjanya. Selain itu catatan membanggakan lain diantaranya adalah tidak pernah terjadi kecelakaan kapal diwilayah kerja Pelindo III dalam kurun waktu 2020  selama proses pemanduan kapal di wilayah kerja Pelindo III.

Read more