Thursday, 25 November 2021

Surabaya (25/11) - Direktur Komersial, Operasi, dan Teknik PT Pelindo Marine Service, Kartiko Adi, dan Direktur Keuangan, SDM, dan Umum, Lia Indi Agustiana, mendampingi direksi 3 anak perusahaan dalam paparan Rapat Koordinasi Pelindo Jasa Maritim (PJM) yang dipimpin oleh Direktur Utama PJM, Prasetyadi, bersama Direksi dan top level manajemen, di Surabaya, Kamis (24/11). 
Prasetyadi, pada rapat menyampaikan, bahwa pembahasan rapat tidak hanya terbatas pada koordinasi dan elaborasi pengembangan bisnis dan investasi. "Diskusi rakor ini tidak hanya terkait integrasi bisnis Pelindo Jasa Maritim, tetapi juga mengelaborasi potensi kontribusinya pada sektor logistik maritim di Indonesia. Sehingga bersatunya Pelindo akan semakin berdampak pada efisiensi biaya logistik negeri," ujarnya. 
Kartiko Adi, di sela agenda juga menyebutkan bahwa Pelindo Marines dan ketiga anak usahanya selama bisnisnya sudah berjalan sebagai layanan marine yang terintegrasi. "Grup usaha Pelindo Marines optimis dapat berperan optimal dalam mendukung integrasi dan pengembangan bisnis Pelindo Jasa Maritim. Masing-masing layanan bisnis sangat potensial untuk dikembangkan di wilayah kerja yang lebih luas (nasional). Di antaranya, layanan kapal tunda, pengerukan dan perawatan alur pelayaran, logistik energi, hingga jasa transportasi multimoda," ungkapnya yakin.

Read more
Monday, 15 November 2021

Surabaya (15/11) - Pelindo Marines berkolaborasi dengan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) dalam mendukung Program Kampus Merdeka yang didorong oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI. Kerja sama tersebut diresmikan dengan penandatangan Dokumen Kerja Sama Unusa dengan dunia usaha dan industri di Kampus B Unusa, Surabaya, Senin (15/11). Selain Pelindo Marines, sejumlah entitas Pelindo Group juga menandatangani kerja sama serupa, yakni Pelindo Terminal Petikemas, Terminal Petikemas Surabaya, BJTI Port, Terminal Teluk Lamong, Pelindo Energi Logistik, dan Pelindo Citra Nutrindo. 
Rektor Unusa Prof. Dr. Ir. Ahmad Jasidi, M. Eng. dalam sambutannya menyebutkan bahwa Unusa menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang dijalin. Menurutnya, kuliah fakta (praktik) menjadi hal yang sangat penting. Karena menjadi sarana update implementasi ilmu pengetahuan pada tataran industri. 
"Peran aktif industri pada pendidikan kampus dapat mewujudkan lingkungan akademik yang menumbuhkan antusiasme mahasiswa dan mahasiswi dalam belajar. Karena mereka dapat berinteraksi dengan berbagai pihak. Kemampuan untuk bekerja dalam satu tim untuk memunculkan ide kreatif dan mengomunikasikannya mutlak dibutuhkan," jelasnya. 
Direktur Keuangan, SDM, dan Umum Pelindo Marines Lia Indi Agustiana usai penandatanganan tersebut menyambut baik adanya kerja sama dengan Unusa. "Pelindo Marines terbuka untuk menerima mahasiswa magang sesuai kualifikasi, perencanaan kebutuhan, dan tersedianya fasilitas di perusahaan. Pemagang akan mendapat pengalaman langsung dinamika di dunia kerja serta regulasi-regulasi terkait. Adanya pemagang juga membawa suasana belajar di organisasi, hal tersebut baik karena bisa memantik inovasi dan kolaborasi," kata Lia Indi. 
Pada kesempatan yang sama, Direktur SDM Pelindo Terminal Petikemas Edi Priyanto menyampaikan bahwa saat ini waktu yang tepat untuk magang, karena mahasiswa dapat belajar proses transformasi di Pelindo yang baru saja merger. 
"Sudah merupakan kewajiban bagi industri untuk membantu peningkatan kompetensi di dunia pendidikan. Dunia industri harus siap mengakomodir Kampus Merdeka sebagai upaya mengikis gap antara dunia pendidikan dan industri," ungkapnya. 
Sejalan dengan Lia Indi, ia juga mengatakan bahwa pemagang dapat mengerjakan job assigment dan special project agar program magang lebih komprehensif. "Harus ada planning yang baik, dari kampus terkait perencanaan rencana belajar dan minat bakat mahasiswa. Dengan perencanaan yang baik akan tercapai simbiosis mutualisme. Dan dari sisi industri menyiapkan ruang, mentor, ploting penugasan yang sejalan agenda perusahaan. Sehingga mahasiswa benar-benar mendapatkan pengalaman yang real dan yang terpenting peningkatan kompetensi sebagai bekal berkarya kelak untuk negeri," pungkas Edi Priyanto.

Read more
Thursday, 04 November 2021

Sidoarjo - Langkah strategis dalam pengamanan bahaya kebakaran pada saluran kabel tegangan tinggi (SKTT) 150 kV yang berada di jembatan Suramadu kali ini diwujudkan PLN melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Pelindo Marine Service. Penandatanganan PKS oleh General Manager PLN Unit Induk Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM), Suroso, dan Plt Direktur Utama PT Pelindo Marine Service, Kartiko Adi, di Kantor PLN UIT JBM, Sidoarjo, berlangsung pada Kamis (4/11).
Dalam sambutannya, disampaikan oleh Suroso, bahwa sinergi yang dilakukan antara PLN UIT JBM dengan Pelindo Marine ini adalah untuk pelaksanaan penyediaan kapal dalam rangka mendukung dan meningkatkan pelayanan jasa penyediaan armada angkutan laut untuk kegiatan Darurat Kebakaran SKTT 150 KV Jawa Madura di Jembatan Suramadu. “Kerja sama pengamanan SKTT sebagai obvitnas sangat penting sebagai langkah pengelolaan risiko untuk mengantisipasi ancaman dan gangguan keamanan di sektor ketenagalistrikan” terangnya. 
Lebih lanjut disampaikan pula oleh Suroso, sinergi untuk pengamanan risiko kebakaran dilakukan baik disisi darat yang telah dilakukan lebih dahulu dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Surabaya, hingga disisi laut dengan Pelindo Marine.
"SKTT 150 KV Jawa Madura merupakan aset milik PLN yang sangat penting, karena berfungsi menyalurkan tenaga listrik tegangan tinggi dari Jawa Timur ke Pulau Madura secara real time, setiap hari, sehingga sekecil apapun potensi ancaman dan gangguan terhadap Obyek Vital Nasional dan asetnya, dari eskalasi rendah sampai dengan tingkat yang paling tinggi tidak dapat diabaikan dan harus ditiadakan " papar Suroso.
Direktur Komersial, Operasi, dan Teknik Pelindo Marines, Kartiko Adi, usai penandatanganan menyampaikan, bahwa Pelindo Marine menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh PLN untuk membina sinergi dalam pengamanan obvitnas insfrastruktur kelistrikan. “Dukungan penuh Pelindo Marine pada PLN merupakan bentuk sinergi untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Apalagi terkait sektor ketenagalistrikan yang melayani hajat hidup orang banyak, termasuk industri. Kapal tunda Pelindo Marine yang memiliki kemampuan fire fighting (pemadaman kebakaran) siap untuk membantu penangangan bahaya kebakaran bila dibutuhkan,” jelas Kartiko Adi.
SKTT 150 kV mengalirkan suplai listrik dari Gardu Induk Kedinding ke Gardu Induk Bangkalan melalui Jembatan Suramadu untuk memperkuat system serta menjamin keandalan listrik di Pulau Madura mulai Bangkalan hingga Sumenep. Dengan pengoperasian SKTT 150 kV, listrik dapat lebih mudah disalurkan dan dapat dirasakan manfaatnya oleh 985.743 pelanggan PLN di Madura.
Narahubung :Tonas HadiwidjayaMSB Aset Properti, Komunikasi dan UmumPLN UIT JBM

Read more
Tuesday, 26 October 2021

Surabaya (26/10) - Sejarah vaksinasi di Indonesia sudah berjalan aktif sejak tahun 1958 dan sudah berhasil mengeradikasi beberapa penyakit endemik seperti cacar api dan polio. Di saat Covid-19 ini tengah melanda dunia, vaksinasi menjadi salah satu cara untuk menangkal serta mengurangi penyebaran Virus Corona 19. Seberapa pentingkah vaksin Covid-19 dan bagaimana update terkini terkait keamanan serta efektivitasnya? 
Pada webinar Pelindo Marines yang dipandu dr. Imada Khoironi dan diikuti seluruh pegawai, dikupas tuntas tentang efektivitas dan keamanan Vaksin Covid-19 yang saat ini sedang gencar dilaksanakan oleh pemerintah melalui Kementerian Kesehatan.
Sejak Vaksin Covid-19 tiba di Indonesia, tidak sedikit masyarakat yang belum setuju akan anjuran pemerintah untuk menjalani vaksinasi tersebut. Padahal pemberian vaksin sangatlah penting, bukan hanya untuk melindungi masyarakat dari Covid-19, tetapi juga memulihkan kondisi sosial dan ekonomi negara yang terkena dampak pandemi.
Vaksinasi dan imunisasi bertujuan untuk membuat sistem kekebalan tubuh seseorang mampu mengenali dan dengan cepat melawan bakteri atau virus penyebab infeksi. Tujuan yang ingin dicapai dengan pemberian vaksin Covid-19 adalah menurunnya angka kesakitan dan angka kematian akibat virus ini. 
Meskipun tidak bisa 100 persen melindungi seseorang dari infeksi Virus Corona, vaksin ini dapat memperkecil kemungkinan terjadinya gejala yang berat dan komplikasi akibat Covid-19.
Jadi dengan mendapatkan vaksin Covid-19, kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tapi juga orang-orang di sekitar kita yang belum memiliki risiko tinggi bila terjangkit Virus Corona. Karena ada kondisi komorbid yang berbahaya.

Read more
Monday, 18 October 2021

Surabaya (18/10) – Pelindo Marines menerima kunjungan Direktur Utama PT Pelindo Jasa Maritim (PJM) Prasetyadi beserta seluruh jajaran Direksi, di Kantor Pusat Pelindo Marines, Surabaya, Senin (18/10). Pasca-penggabungan BUMN pelabuhan menjadi PT Pelabuhan Indonesia (Persero) pada awal bulan ini, koordinasi lanjutan di antara entitas usaha di bawah bendera Pelindo Group terus ditingkatkan. “Kunjungan Direktur Utama dan Direksi PJM ke Pelindo Marines menjadi kunjungan kerja yang penting untuk membangun kesepahaman langkah integrasi proses bisnis dan pengembangan pasar ke depan. Terutama terkait layanan marines pada ekosistem pelabuhan,” kata Direktur Komersial, Operasi, dan Teknik Pelindo Marines, Kartiko Adi, usai menerima kunjungan.

 

Kartiko Adi kemudian juga mendampingi site visit Direksi PJM ke Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan (Fasharkan) milik Pelindo Marines di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Pada Fasharkan tersebut Prasetyadi dan delegasinya meninjau langsung sejumlah kapal tunda dan kapal pandu yang standby untuk pelayanan penundaan dan transportasi pandu di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dan Pelabuhan Gresik, Jawa Timur. “Pelayanan Pelindo Marines sudah semakin berkembang. Jadi tidak hanya pelayanan di pelabuhan-pelabuhan yang dikelola oleh Pelindo, tetapi juga layanan penundaan di terminal khusus dan layanan tug-and-assist untuk offshore. Selain itu juga sudah ada diversifikasi layanan berupa layanan transportasi material bioenergi, FAME, yang merupakan bagian dari Program Pemerintah RI,” jelas Kartiko Adi.

 

Pada kesempatan yang sama, Direktur Keuangan, SDM, dan Umum Pelindo Marines, Lia Indi Agustiana, menambahkan, bahwa potensi pengembangan bisnis dan peningkatan layanan marine akan turut meningkat seiring dengan semakin terintegrasinya ekosistem pelabuhan di bawah Pelindo pasca-merger. “Dengan penggabungan Pelindo, maka cakupan area layanan marine menjadi terintegrasi di seluruh Indonesia dengan kapasitas operasional kapal yang juga terkonsolidasi dari keempat perusahaan Pelindo sebelumnya. Terlebih kualitas layanan akan terstandarisasi dengan dukungan proses bisnis yang semakin efisien dalam satu kendali koordinasi,” jelasnya.

 

Direktur Utama PJM, Prasetyadi, mengatakan bahwa dengan kunjungan kerjanya, beserta jajaran direksi dan beberapa top level management, diharapkan dapat berdiskusi langsung agar lebih mengenal bisnis dan layanan Pelindo Marines. “Pelindo Jasa Maritim sebagai sub-holding diharapkan juga bisa mendapat gambaran terkait prospek pengembangan bisnis marine ke depan. Terutama nantinya akan semakin luasnya pasar pelayanan penundaan Pelindo Marines, serta layanan terintegrasi lainnya dari anak perusahaan yang dikelolanya,” kata Prasetyadi.




Layanan marine merupakan salah satu segmen bisnis yang bergerak cepat untuk berkoordinasi dan bersinergi setelah penggabungan Pelindo. Seperti diberitakan sebelumnya, pada September lalu, Direktur Utama PT Jasa Armada Indonesia, Tbk. (IPCM), Amri Yusuf, beserta jajarannya juga telah datang langsung ke Pelindo Marines. Pada kunjungannya tersebut sekaligus menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara Pelindo Marines dan IPCM tentang Penyiapan Rencana Kerja Sama dalam Kegiatan Penyediaan dan Pelayanan Kapal.

Read more
Thursday, 14 October 2021

Jakarta (14/10) – Anak usaha BUMN Pelabuhan Indonesia untuk layanan penundaan kapal, Pelindo Marines, meraih penghargaan Top CSV Award 2021. Penghargaan tersebut diberikan atas pelaksanaan aksi sosial Donor Darah & Plasma Konvalesen Di Atas Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga yang digagas oleh Pelindo Marines pada Maret 2021 lalu. Pengumuman apresiasi tersebut disampaikan pada agenda webinar & virtual awarding ajang apresiasi Program Creating Shared Value (CSV) yang diselenggarakan oleh Majalah Infobrand, lembaga riset TRAS N Co, serta didukung oleh Universitas Airlangga, Kamis (14/10).

Direktur Keuangan, SDM, dan Umum Pelindo Marines, Lia Indi Agustiana, dalam sambutannya dari Surabaya, menyampaikan terima kasih dan bersyukur atas penghargaan Top CSV Award 2021 yang diberikan. “Kami, para pegawai Pelindo Marines atau yang biasa dipanggil dengan Mariners, merasa penghargaan TOP CSV Award 2021 ini sangat spesial. Karena merupakan penghargaan atau rekognisi yang diatribusikan atas niat baik dan komitmen tulus kami dalam upaya turut memberikan manfaat sosial bagi masyarakat,” ungkapnya.

 

“Saya berkeyakinan, prinsip CSV atau created shared value sangat bisa untuk terus dilaksanakan dan dikembangkan dalam langkah kiprah BUMN di Indonesia. Karena CSV sejalan dengan prioritas pertama dari 5 Prioritas BUMN, yakni Meningkatkan nilai ekonomi dan dampak sosial terutama di bidang ketahanan pangan, energi, dan kesehatan,” jelasnya.


Dr. Gancar Premananto, salah satu Dewan Juri Top CSV Award 2021 yang juga pakar CSV dari Universitas Airlangga menyebutkan, bahwa Pelindo Marines merupakan penyedia jasa di bidang kepelabuhanan. Maka pelaksanaan kegiatan CSR (corporate social responsibility/tanggung jawab sosial perusahaan) yang bernuansa kepelabuhan menjadikan masyarakat umum akan memiliki memori yang baik terhadap Pelindo Marines.

 

“Aksi sosial donor darah dan plasma konvaselen sudah banyak dilakukan beberapa institusi, namun Pelindo Marines membuat inovasi, yakni bekerja sama dengan Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga, menjadi satu-satunya event donor di atas kapal. Aspek relevansi dengan bisnis inti dan inovasi yang dilakukan dalam membangun kepedulian kepada masyarakat itulah yang menjadikan kami sebagai dewan juri memasukkan aksi sosial Pelindo Marines sebagai salah satu penerima Top CSV Award 2021," paparnya, yang menjadi Dewan Juri bersama Ketua Komite Nasional Kebijakan Governance dan penulis buku Lead By CSV, Mas Achmad Daniri, dan Founder Komunitas Indonesia Brand Network, Tri Raharjo.

 

Seperti yang dikutip dari website media branding, Infobrand.id, tentang proses penjurian ajang tersebut. Corporate Communications & Stakeholder Relations Manager, Pelindo Marines, Hafidz Novalsyah, pada tahap penjurian mengemukakan bahwa Pelindo Marines melihat adanya permasalahan sosial pada masa Pandemi Covid-19, yakni kekurangan pasokan darah dan plasma konvalesen. Kemudian mengintegrasikan aksi CSR perusahaan dengan branding melalui aksi donor darah dan plasma konvalesen yang menggandeng Kapal RS Terapung Ksatria Airlangga, dan kemudian akhirnya bergabung pula berbagai unsur maritim, baik Lantamal V - TNI AL, Palang Merah Indonesia, regulator, swasta bisnis, hingga komunitas masyarakat dan sukarelawan. “Agenda aksi sosial tersebut sekaligus untuk mengampanyekan pesan ‘Stop Diskriminasi Penyintas Covid-19’ dan menjadi momen koordinasi relawan yang menggagas forum komunikasi para penyintas Covid-19 di wilayah Surabaya,” katanya.

 

Selain Pelindo Marines, juga sejumlah perusahaan nasional, baik BUMN maupun swasta yang turut menerima penghargaan Top CSV Awards 2021 tersebut, di antara yaitu Pertamina, Taspen, Jasa Raharja, Bio Farma, Astra Tol Nusantara, Astra Graphia, Campina, Pupuk Kujang, Semen Gresik, dan lainnya.

Read more