Wednesday, 05 May 2021

Surabaya (5/5) - Pada 10 hari terakhir Ramadan tahun ini, Pelindo Marines membagikan 100 bingkisan lebaran untuk warga di 'Kampung Seng', Perak, Surabaya. 'Kampung Seng' merupakan sebutan untuk blok perkampungan padat dengan kebanyakan rumahnya masih beratapkan lembaran seng. Nuryum Mardiyah, Ketua RT 12 'Kampung Seng', di sela pembagian bingkisan lebaran tersebut, menceritakan bahwa warga senang bisa kembali mendapat perhatian dalam bentuk paket sembako dari Pelindo Marines. "Tahun lalu juga semua warga di Kampung Seng mendapatkan paket dari Mariners Peduli. Alhamdulillah tahun ini dapat lagi. Ya warga senang karena merasa diperhatikan. Semoga menjadi berkah bagi pada donatur dan pegawai Pelindo Marines," ujarnya.
Manajer Komunikasi Korporat dan Relasi Pemangku Kepentingan Pelindo Marines, Hafidz Novalsyah, yang hadir pada kegiatan tersebut menyebutkan, kampung yang sangat padat tersebut terletak tidak jauh dari kantor pusat dan fasilitas pemeliharaan dan perbaikan kapal milik Pelindo Marines. "Jadi kami tidak lupa mendahulukan membantu tetangga terdekat kami, sekaligus merupakan social investment yang menjaga stabilitas wilayah kerja kami," jelasnya.
Ia menambahkan, aksi corporate social responsibility tersebut juga cerminan core value AKHLAK BUMN. Yakni amanah di mana BUMN tidak hanya memberikan layanan bisnis, tapi juga meringankan beban kondisi ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi. "Selain itu CSR ini juga cerminan kolaborasi kami dengan LAZ Baitul Maal dari Masjid Ar Rahman yang juga tak jauh dari kampung ini. Harapannya dengan kolaborasi inisiatif sosial ini menjadi inklusif dan berkelanjutan sebagai bentuk kerja sama antarkomunitas masyarakat. BUMN menjadi pendorong dan perajut silaturahminya saja," jelas Hafidz.
Try Ma'rifan Najib, Koordinator Tim Pendayagunaan Baitul Maal Ar Rahmah, pada kesempatan yang sama, menyambut baik inisiatif dari Pelindo Marines yang berkolaborasi dengan lembaganya. "Terima kasih kepada Pelindo Marines yang telah memercayakan kerja sama dengan kami untuk mmeberikan paket sembako pada warga sekitar yang membutuhkan. Semoga dapat menjadi kerja sama yang berkelanjutan, agar entitas bisnis seperti Pelindo Marines juga melibatkan lembaga amal resmi agar bantuan kepada masyarakat bisa lebih luas dan tepat sasaran," jelasnya.

Read more
Monday, 03 May 2021

Surabaya (3/5) - Para mariners, sebutan untuk pegawai PT Pelindo Marine Service (Pelindo III Group), bersama Direktur Pelindo Marines, Lia Indi Agustiana, mengajak adik-adik di Panti Asuhan Aisyahtong Mariyam menonton dongeng boneka. Tokoh boneka Alan yang dengan dalang Kak Tri Boneka membawakan kisah-kisah tentang pentingnya mencintai Al-Quran dan meningkatkan ibadah di Bulan Suci Ramadan. 
Safari Ramadan ke masjid dan panti asuhan merupakan agenda rutin Pelindo Marines setiap Ramadan. Semenjak Pandemi Covid-19 kegiatan dikemas sangat ringkas dan sebagian besar hanya seremonial saja setelah silaturahim singkat. "Pada Ramadan kali ini, Mariners ingin tidak hanya menyampaikan santunan dana tetapi juga silaturahim berbagi keceriaan. Dengan dongeng boneka, pesan religi bisa diterima dengan senang oleh adik-adik. Keceriaan mereka menjadi kebahagiaan yang bermakna dalam bagi kami, mariners." kata Lia Indi.
Ustadz H. Sofyan, pengasuh sekaligus Koordinator Badan Pencari Dana yang menerima kunjungan para mariners, menyampaikan terima kasih atas santunan yang diberikan kepada anak-anak yatim piatu. Selain itu juga mengaku terkesan dengan dakwah melalui dongeng boneka yang dihadirkan ke anak-anak. "Anak-anak sangat terhibur. Penontonnya tidak hanya anak panti kami, tetapi juga dari dhuafa di sekitar (panti). Semoga silaturahim dan santunan menjadi berkah bagi mariners Pelindo Marines, aamiin," doanya.

Read more
Saturday, 24 April 2021

Banyuwangi (24/4) - Kapal-kapal tunda yang dioperasikan Pelindo Marines, yaitu KT. Joyoboyo 1 dan TB. Perkasa 07 turut mendukung operasi pencarian kapal selam TNI Angkatan Laut, KRI Nanggala-402 dengan memberikan layanan penundaan untuk sejumlah kapal perang di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur. Di antaranya yakni KRI Dr. Soeharso dan KRI Karel Sasuitubun 365, serta beberapa kapal survey dan kapal pendukung lainnya. 

Seperti diberitakan dan menyita perhatian internasional, KRI Nanggala-402 dikabarkan hilang kontak di perairan Laut Bali pada Rabu (21/4). Berbagai instansi seperti Kepolisian Republik Indonesia, Kementerian Perhubungan, Badan Keamanan Laut, Badan SAR Nasional, BPPT, dan berbagai lainnya segera ke lokasi untuk turut membantu. TNI AL langsung meminta bantuan kepada sejumlah negara dengan mengirimkan distres international submarine escape and rescue leaison office (ISMERLO).
Beberapa negara tetangga pun langsung merespons dan menerjunkan bantuannya dengan mengirimkan sejumlah kapal untuk membantu pencarian Nanggala-402. Mereka mengirim sejumlah armada yang mendukung operasi pencarian. Di antaranya datang dari Singapura, Malaysia, Australia, dan Amerika Serikat.

Segenap manajemen dan keluarga besar Pelindo Marines turut mendoakan agar seluruh kru KRI Nanggala 402 dapat diberikan keselamatan dan seluruh petugas yang terlibat dalam operasi pencarian diberikan kekuatan dan petunjuk-Nya.

Read more
Thursday, 15 April 2021

Surabaya (15/4) – Pelindo Marines menerima dua penghargaan sekaligus dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Pertama yaitu atas prestasi telah menerapkan Sistem Manajemen K3 atau SMK3 di tempat kerja dengan hasil memuaskan. Kedua atas prestasi dalam melaksanakan Program K3 sehingga mencapai lebih dari 3 juta jam kerja orang tanpa kecelakaan kerja (zero accident) atau terhitung sejak 1 November 2017 hingga 31 Oktober 2020. Kedua piagam penghargaan disampaikan secara simbolis di Kantor Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur kepada Tim SMMR Pelindo Marines.

"Atas kedua penghargaan ini kami merasa sangat bersyukur. Kemudian yang paling disyukuri yaitu seluruh pekerja selamat dalam bekerja dengan profesional. Penerapan SMK3 juga akan meningkatkan kualitas pelayanan pada para pengguna jasa," kata Direktur Utama Pelindo Marines, Umar, secara terpisah dari Grha Marine, Surabaya.

Penghargaan SMK3 tersebut diberikan pada perusahaan karena telah menerapkan SMK3 sesuai Peraturan Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia (Kemnaker). Kemudian akan melakukan perpanjangan maupun peningkatan kriteria yang diterapkan perusahaan. Sedangkan zero accident award diperoleh sebuah perusahaan ketika perusahaan tersebut telah memiliki jam kerja aman sesuai kategorisasi yang telah ditetapkan oleh Kemnaker.

Read more
Monday, 12 April 2021

PT Pelindo Marines, APBS, PEL, dan BMC Logistics, bersama Takmir Masjid Al-Farisi menggelar doa bersama dalam menyambut bulan suci Ramadan 1442 H.

 

Doa bersama dan saling memaafkan menjadi tuntunan yang dilaksanakan agar lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah puasa ramadan beserta rangkaiannya.

 

Tumpeng besar dengan aneka macam kelengkapannya seperti ayam panggang, urap berikut lauk pauk lainnya. Tak ketinggalan kue Apem disajikan yang konon apem berasal dari Bahasa Arab, 'afwum' atau 'afuan', yang artinya meminta maaf.

 

Tradisi ini dalam kebiasaan Jawa disebut 'megengan' yang artinya 'menahan'. Untuk mengingatkan muslim agar menahan hawa nafsu selama berpuasa.

Read more
Tuesday, 30 March 2021

Bersama Menghapus Stigma pada Penyintas Covid-19

Surabaya (30/3) – Pada masa Pandemi Covid-19, pasokan stok darah di kota-kota besar di Indonesia menurun antara 30 persen hingga 50 persen. Untuk PMI Kota Surabaya dilaporkan membutuhkan sekitar 300 kantung darah per hari untuk kebutuhan rumah sakit di Kota Pahlawan. Selain itu partisipasi penyintas untuk mendonorkan plasma konvalesen juga masih banyak dibutuhkan untuk pengembangan uji klinis terapi pasien terkonfirmasi Covid-19. Kondisi tersebut membuat Pelindo Marines bersama beberapa instansi dan masyarakat, menggelar aksi sosial Marines Peduli! Donor Darah dan Screening Donor Plasma Konvalesen di atas Kapal Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga, yang sandar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Selasa (30/3).

Pada agenda tersebut sekaligus diadakan talkshow dan diskusi tentang ‘Pentingnya Donor Darah dan Donor Plasma Konvalesen pada Masa Pandemi Covid-19’ yang dihadiri oleh dokter dan perwakilan penyintas Covid-19. Direktur Kapal Rumah Sakit Terapung Airlangga, dr. Agus Harianto Sp.B, di sela acara mengatakan, “Dari atas Kapal RS Terapung Ksatria Airlangga ini kita bersama menggemakan pesan kepada masyarakat luas untuk tidak mengucilkan saudara kita para penyintas Covid-19. Langkah solidaritas mereka untuk mendonorkan plasma konvalesen sudah sepatutnya diapresiasi dengan tangan terbuka dari kita semua untuk kembali beraktivitas bersama dalam keseharian. Tanpa perlu kekhawatiran yang berlebihan, yang terpenting kita semua disiplin menjalankan Protokol Kesehatan 5M,” tegas dokter yang baru kembali dari misi sosial membantu korban Gempa Majene di Sulawesi beberapa waktu lalu.

Hal tersebut dibenarkan oleh Radian Jadid, penyintas Covid-19 yang menjadi pembicara dalam talkshow dan diskusi pada acara tersebut. Para penyintas Covid-19 mengalami kondisi yang tidak mudah. Selain harus menjalani rangkaian tindakan medis untuk penyembuhan, juga ada tekanan psikis akibatnya masih ada masyarakat yang memberi stigma buruk atau memperlakukan penyintas dengan berbeda.

Dirinya yang juga penyintas Covid-19 serta para penyintas yang ia berikan pendampingan, mengharapkan masyarakat dapat menerima kembali dan menghentikan stigma yang tidak tepat. Karena mereka sudah dinyatakan sembuh secara medis dan oleh instansi yang berwenang. “Justru peran aktif penyintas penting untuk membantu pemerintah menyosialisasikan informasi yang tepat tentang bagaimana menyembuhkan dan mencegah Covid-19. Kami yang sudah mengalami sendiri akan lebih mudah menjelaskan dan lebih dipercaya,” ungkapnya.

Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) V Laksamana Pertama (Laksma) TNI Mohamad Zaenal pada kesempatan yang sama menambahkan, upaya bersama untuk menghapus stigma pada penyintas dan langkah dalam memerangi Covid-19 harus terus dilakukan. ”Saya berkeyakinan, dengan kemudahan informasi publik yang mengedukasi masyarakat secara continue (berkelanjutan), persepsi terhadap penyintas Covid-19 akan semakin obyektif. Sudah menjadi komitmen TNI AL dalam hal ini Lantamal V, untuk terus memerangi pandemi dengan melakukan berbagai upaya Percepatan Penanganan Covid-19. Salah satunya terus bersinergi bersama komponen lainnya, seperti yang saat ini kita lakukan”, kata Laksma TNI Mohamad Zaenal.

Direktur Utama Pelindo Marines, Umar, yang turut hadir, menyebutkan Pelindo Marines dan grup usahanya berinisiatif untuk menggelar aksi sosial donor darah dan donor plasma konvalesen. Gagasan aksi sosial Mariners Peduli tersebut disambut baik oleh Yayasan Ksatria Medika Airlangga, Palang Merah Indonesia, dan Lantamal V Surabaya. Kemudian juga turut bergabung relawan dari Komunitas Pendonor Plasma Konvalesen dan Relawan Pendamping Keluarga Pasien Covid-19.

“Salah satu hal yang luar biasa dari pelaksanaan aksi sosial hari ini, selain solidaritas para relawan pendonor darah dan plasma konvalesen, adalah juga solidaritas berbagai organisasi yang berkolaborasi mendukung agenda donor ini. Semua bekerja sama mulai dari institusi militer, entitas bisnis, hingga organisasi dan komunitas sosial. Kolaborasi ini mencerminkan core value BUMN, AKHLAK. Kolaborasi dengan berbagai pihak untuk melaksanakan amanah, sebagai perpanjangan tangan Pemerintah dalam membantu masyarakat luas. Agar bangsa bisa beradaptasi pada kehidupan new normal dan tetap harmonis melampaui Pandemi Covid-19,” jelas Direktur Utama Pelindo Marines, Umar.

Pelindo Marines dan grup usaha Pelindo III lainnya telah membentuk Satgas Pengendalian Covid-19 di masing-masing kantor yang bertugas mengendalikan situasi penularan dan penyebaran virus tersebut. Apabila ada kasus terkonfirmasi Covid-19 segera dilakukan tracing, testing, dan treatment (3T). Setiap ada pegawai dan keluarga satu tempat tinggalnya yang positif segera dibantu perawatannya. Untuk yang bergejala diberikan perawatan intensif di RS PHC Surabaya atau RS rujukan Kemenkes lainnya. Sedangkan untuk yang tidak bergejala difasilitasi perawatan isolasi mandiri yang layak agar sehat dan bisa bekerja bersama kembali. Pekerja penyintas yang kembali bekerja selalu diterima dengan baik oleh seluruh pegawai lainnya tanpa ada pembedaan. Karena solidaritas dan kolaborasi juga merupakan kunci untuk terwujudnya imunitas bersama.

Read more