Home / Company / News

Dirut Baru Pelindo Marine: Akselerasikan Kolaborasi

Thursday, 02 Jun 2022
Share this news
Share Twitter    Share Facebook    Share LinkedIn


Surabaya (2/6) - PT Pelindo Marine Service, lini bisnis terbesar BUMN Pelindo di bidang layanan marine, kini memiliki formasi Dewan Komisaris dan Direksi yang lengkap. Pemegang saham telah mengangkat jajaran Dewan Komisaris dengan Komisaris Utama Ihsanuddin Usman dan anggota komisaris M. Rokib dan Robby Kurniawan. 

Kemudian untuk posisi Direktur Utama telah ditunjuk Warsilan, yang semula menjabat sebagai Direktur Operasi dan Teknik Terminal Teluk Lamong. Sebelumnya, lulusan Institut Teknologi 10 Nopember (ITS) Surabaya tersebut juga berpengalaman menjabat sebagai Direktur Operasi dan Teknik BJTI Port, serta sejumlah posisi manajerial di Pelindo III (sebelum merger Pelindo). Sementara itu formasi kedua direktur masih tetap. Kartiko Adi sebagai Direktur Komersial, Operasi, dan Teknik, serta Lia Indi Agustiana sebagai Direktur Keuangan, SDM, dan Umum. 

Pada Rapat Perkenalan dan Arahan pertamanya di Kantor Pusat PT Pelindo Marine Service, Warsilan menegaskan tentang pentingnya seluruh departemen di PT Pelindo Marine Service untuk saling mendukung agar operasional pelayanan kapal berjalan dengan lancar. "Tidak hanya itu, modernisasi pada sistem operasional (proses bisnis) sangat penting, agar kita bisa terus bersaing dengan berbagai pihak. Modernisasi juga ditujuka  untuk mengakselerasi kolaborasi dengan bernagai pihak. Agar kita tidak tertinggal dalam persaingan dan terus relevan dengan kebutuhan bisnis maritim,” katanya pada rapat yang dihadiri seluruh senior management tersebut. 

Sehari setelah rapat tersebut, Dirut Pelindo Marine yang gemar olahraga tersebut langsung berkeliling menyapa pegawai di Kantor Pusat. Ia juga berkunjung ke kantor anak-anak perusahaan Pelindo Marine, yakni PT APBS, PT PEL, dan PT BMC. "Suasana kerja yang kondusif dan kolegial juga diharapkan dapat mengakselerasi kolaborasi yang tak berbatas. Mulai dari kolaborasi antardepartemen hingga  kolaborasi dengan seluruh anak perusahaan. Untuk bersama memberikan layanan marine yang terintegrasi. Tidak hanya penundaan kapal, tetapi hingga pengelolaan limbah, transportasi multimoda, atau bahkan manajemen alur," ungkapnya di sela-sela kunjungan.