• Home
  • News
  • PMS Raih Top Digital Implementation 2019
PMS Raih Top Digital Implementation 2019
Friday, 29 November 2019

PT Pelindo Marine Service (PMS), anak usaha Pelindo III, meraih penghargaan Top Digital Awards 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (27/11). Direktur Utama PMS, Eko Hariyadi Budiyanto, hadir langsung pada malam penganugerahan dan menerima penghargaan untuk kategori Top Digital Implementation 2019 on Logistics and Transportation Sector Level 3 Stars.

“Penghargaan Top Digital Awards 2019 untuk Pelindo Marine Service sebagai representasi dari BUMN dan dari sektor transportasi logistik sekaligus. Apresiasi ini menjadi bukti bahwa BUMN kini semakin berkomitmen dan memandang penting implementasi TI. Apalagi seperti Pelindo Marine Service di sektor transportasi logistik yang menjadikan teknologi sebagai solusi untuk bertransformasi menghadapi disrupsi dan untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis,” kata Eko Hariyadi Budiyanto usai menerima penghargaan.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, manajemen PMS terus mendorong maturity level dari implementasi teknologi. Karena dengan teknologi yang mumpuni, PMS mampu mengintegrasikan layanan bisnis PMS dengan ketiga anak usahanya. Sehingga portfolio bisnis perusahaan semakin luas dan menarik pasar yang lebih besar. Termasuk di luar captive market-nya (layanan wajib di pelabuhan-pelabuhan yang dikelola Pelindo III).

“Kini PMS Group telah melayani jasa pemanduan kapal-kapal internasional jenis VLCC tanker untuk melayari Selat Malaka dan Singapura dengan selamat dan efisien. Tak hanya di bidang marine, anak usaha PMS di bidang pengerukan PT APBS (Alur Pelayaran Barat Surabaya) mendapatkan kontrak pekerjaan dredging di megaproyek pembangunan Pelabuhan Patimban yang dikerjakan oleh konsorsium perusahaan Indonesia dan Jepang,” ujar Eko Hariyadi Budiyanto yang juga pernah menjadi Direktur di Terminal Teluk Lamong.

Pada acara yang sama, Kepala Badan Sandi dan Siber Negara (BSSN) Hinsa Siburian, yang hadir memberikan keynote speech, mengajak agar semua bagian dari negara, termasuk komunitas bisnis, untuk membangun kapasitas dan kapabilitas dalam menghadapi ancaman. Salah satu hal yang strategis tentunya ialah kemampuan penguasaan teknologi informasi.

”Keamanan siber tidak dapat dijaga hanya dengan ukuran standar apapun yang diciptakan oleh suatu negara atau negara tertentu atau bahkan sekelompok negara. Namun, kita tetap dapat mewujudkannya dengan tetap saling bekerja sama dan berkolaborasi untuk memelihara dunia siber yang damai,” jelasnya.

Top Digital Awars 2019 merupakan ajang penghargaan tahunan yang menjadi acuan corporate rating dalam implementasi teknologi informasi. Ajang tersebut diikuti perusahaan baik BUMN, BUMD, swasta, serta kementerian dan lembaga pemerintah, baik dari pusat dan daerah. Pada penyelenggaraannya di tahun 2019, tercatat ada sekitar 700 instansi yang mengikuti ajang tersebut