Wednesday, 20 April 2016

PT PMS terus bekerja keras untuk memperbaiki mutu serta pelayanan yang mampu diterima pasar asing. Salah satunya adalah kapal – kapal yang dioperasikan oleh PT PMS harus memiliki sertifikasi. Selain BKI (Biro Klasifikasi Indonesia) yang memang harus dimiliki oleh semua kapal sebelum berlayar diwilayah perairan Indonesia.

Dengan mengambil tema Regulations For Existing Ship Survey diharapkan nantinya di tahun 2017, kapal-kapal yang dioperasikan oleh PT PMS sudah memiliki sertifikat yang diakui oleh dunia pelayaran Internasional, salah satunya dengan bersertifikasi dari Lloyd’s Register Marine.

Sementara di tahun 2016 ini, Perusahaan yang beralamat di Prapat Kurung Utara ini akan menambah mengoperasikan 8 unit Tug Boat atau kapal tunda. Dengan begitu total di tahun 2016 ini, jumlah Kapal Tunda yang akan dioperasikan oleh PT PMS sebanyak 50 unit Kapal Tunda.

“tahun ini kapal tunda yang kita operasikan akan bertambah 8 unit. Dan kapal yang akan dioperasikan tersebut harus mempunyai sertifikat yang dikeluarkan oleh Lloyd’s Register Marine. Oleh karena itu saya mengharapkan teman-teman crew kapal dapat mengetahui tentang sertifikasi tersebut. Apa saja yang harus dilakukan untuk dapat mendapatkan sertifikat tersebut serta bagaimana mempertahankannya.” Ujar Harry Poerwanto, Direktur Teknik Umum dan Logistik saat membuka acara.

Harry juga mengharapkan semua crew laut harus siap menghadapi persaingan pasar bebas. “kita harus terbuka dan mampu bersaing dengan pasar asing. Tetap percayadiri dengan kemampuan yang kita miliki, terus belajar dan tetap rendah hati.” Tutup Harry.

Read more
Thursday, 14 April 2016

Dalam kunjungannya kali ini, selain meninjau kantor PT PMS, Hari yang merupakan mantan wakil kepala staff Angkatan Laut RI juga mendengarkan paparan hasil kinerja PT PMS di tahun 2015. Dalam paparannya, Chairoel selaku Direktur Utama menyampaikan pencapaian kinerja selama tahun 2015 serta rencana kerja di tahun 2016.

Dari hasil paparan yang diberikan oleh Direktur Utama PT PMS tersebut, Hari yang menjabat sebagai Komisaris Utama dari tahun 2014 ini berharap agar di tahun 2016 PT PMS yang telah memiliki 2 anak Perusahaan yaitu PT Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS) dan Pelindo Energi Logistik ini dapat meningkatkan pencapaian pendapatan. “dan untuk pengadaan kapal tunda dapat di koordinasikan dengan pusat serta dapat dibuatkan skema penempatan kapal – kapal tersebut.” Ujar Hari

Pada kesempatan ini juga, mantan Laksamana Madya TNI ini juga meminta untuk dapat dijelaskan mengenai Unit Bisnis PT PMS yaitu IMS yang baru beroperasi pada awal april ini.  

Setelah pemaparan tersebut, Hari beserta rombongan meninjau lokasi tenggelamnya KM Wihan Sejahtera di wilayah perairan dekat dengan Terminal Teluk Lamong dengan menggunakan kapal Artama III yang dioperasikan oleh PT PMS.

Read more
Tuesday, 29 December 2015

Lanjutnya Chairoel mengatakan, di usia yang masih 4 tahun ini di harapkan PMS tetap rendah hati dan tidak berlebihan. “masih banyak Pekerjaan yang harus kita selesaikan. Masih banyak cita-cita yang harus kita raih. Dalam kesederhaan mari kita capai dan gapai cita-cita tersebut menuju PMS yang lebih baik lagi kedepannya.” Serunya.

Selain itu juga Chairoel memberikan apresiasi untuk seluruh panitia HUT PMS atas terselenggaranya seluruh acara, dari perlombaan sampai pada hari HUT PMS yang jatuh pada tanggal 31 Desember nanti. “terimakasih rekan-rekan sekalian. Atas kerja keras dan kreatifitas kalian semua muncul berbagai acara dalam menyambung HUT yang ke 4 ini. Semoga di tahun-tahun berikutnya rekan-rekan semakin kreatif lagi.”

Selain Chairoel, dua Direksi lain yaitu Direktur Teknik, SDM & Umum dan Logistik Harry Poerwanto dan Direktur Operasi dan Komersial Wahyu Agung Prihartanto juga turut mengungkapkan harapannya untuk PMS di tahun 2016 mendatang.

“mari kita benar-benar mewujudkan PMS yang BerJuAl, Bersih tidak hanya fisik tetapi hati dan pikiran, Jujur dalam bertindak, bekerja dan bertutur kata, professional dalam bekerja.” Seru Harry

Sementara Wahyu berharap di tahun 2015, target kerja dapat tercapai. “di tahun 2016  harus lebih semangat lagi untuk bisa mencapai target kinerja.” Harap Wahyu.

Read more
Tuesday, 22 December 2015

Sebelumnya, pukul 08.00 acara yang rutin diadakan setiap tahun ini melakukan khataman Al Qur’an terlebih dahulu oleh 30 anak yatim piatu. Acara khataman berakhir pukul 11.30 yang kemudian dilanjutkan shalat dhuhur berjamaah dan makan siang bersama seluruh staff PMS dan anak yatim.

Selesai makan siang bersama anak yatim piatu, dilanjutkan tausiyah oleh Ustadz Imam Syafii. Dengan mengambil tema “Akhlak & Kepemimpinan Sebagai Pijakan Revolusi Mental dalam Pelaksanaan Tugas”, diharapkan seluruh pegawai PMS mengutamakan akhlak dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

Harry Poerwanto selaku Direktur Teknik, SDM & Umum, Logistik dalam pembukaannya mengatakan bahwa kegiatan duniawi dan akhirat harus seimbang. “saya tidak bosan-bosannya mengingatkan teman-teman sekalian agar kita bisa menyeimbangkan antara bekerja dan ibadah.” Tutur Harry.

Para pegawai terlihat antusias mengikuti acara yang masuk dalam rangkaian 4 tahun menyambut HUT PMS ini. Terbukti seluruh pegawai PMS mengikuti rangkaian acara dari awal hingga selesai.

Dalam tausiyahnya, ustadz Imam Syafii mengatakan agar kita tetap bersyukur. Besar kecilnya materi yang diterima harus tetap di syukuri. “ walaupun yang di dapat sedikit tidak apa-apa yang terpenting barakah.” Seru Ustadz Imam Syafii.

Setelah tausiyah, Manajemen juga menyerahkan bantuan berupa pemberian santunan berupa biaya operasional untuk 2 yayasan serta barang dan materi untuk 30 anak yatim. Tipung Muljoko selaku Manager SDM & Umum mengutarakan bahwa dengan adanya aksi social ini diharapkan dapat meningkatkan aspek kerohanianberupa kepedulian terhadap sesama. “harapannya seluruh manajemen dan pegawai dapat mencontoh perilaku-perilaku baik untuk diterapkan dalam kehidupannya baik dalam lingkungan keluarga maupun Perusahaan.”

Terakhir, acara dilanjutkan dengan sailing menggunakan kapal Cruise milik Pelindo 3 yang di operasikan oleh PMS. Acara yang juga merupakan bagian dari program CSR ini dimaksudkan agar para anak yatim ini mengerti mengenai dunia maritime. “kami ingin mengenalkan kepada mereka tentang dunia maritime serta profesi yang ada di dunia maritime khususnya terkait crew kapal.” Tutup Tipung.

Read more
Friday, 11 December 2015

Lanjutnya, Tipung mengatakan bahwa tidak hanya pegawai saja yang di tanggung, namun keluarga yaitu istri dan dua orang anak juga mendapatkan jaminan kesehatan. Dalam sosialisasi tersebut juga disampaikan mengenai alur pelayanan rawat jalan dan rawat inap, persyaratan peserta, pelayanan kesehatan rawat inap serta pelayanan yang tidak di tanggung. “ yang tidak ditanggung diantaranya meliputi yang berkaitan dengan kecantikan, kosmetik atau kecelakaan kerja. Karena kecelakaan kerja sudah menjadi tanggungan BPJS. “ ujar Dr Agus Ahmadi MaRS Direktur Pelayanan Medis PHC selaku pembicara dalam acara sosialisasi tersebut.

Dr. Agus juga menambahkan, Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang bekerja sama dengan PHC Health Care dapat dijangkau dimana saja karena telah bekerja sama dengan beberapa Rumah Sakit. Diantaranya RS Mitra Keluarga Waru, RS Islam Jemur Sari, RS Royal.

Terakhir Dr Agus menjelaskan bahwa, Peserta PHC Health Care dapat secara terbuka menyampaikan keluhan apabila ada Rumah Sakit yang dituju dalam memberikan pelayanan tidak sesuai dengan SOP. “misalkan pada saat pembayaran tertulis obat A namun pada kenyataannya tidak diberikan, hal itu dapat dilaporkan ke kami.” Tutup Dr Agus.

Read more
Tuesday, 22 September 2015

Selasa (22/9), PMS melaunching kapal yang diberi nama KT Kresna 315. Kapal buatan Korea tahun 2007 ini mempunyai bollard pull hingga 40 ton sehingga dapat menarik kapal berjenis cargo, container yang lebarnya hingga 200 meter

Setelah melalui proses familirisasi dan sea trial di Korea untuk dilakukan pengujian dan percobaan kecepatan menggunakan GPS, terjadi kesepakatan pembelian yang ditandatangani di Singapore oleh Direktur Utama PMS, Moch Chairoel Anwar dengan pemilik kapal, Korin Star Co Ltd, MR. Shin In Chul, pada pertengahan Juni 2015 kemarin.

Tepat pukul 10.30, acara Launching KT Kresna dimulai. Moch Chairoel Anwar, selaku Direktur Utama PMS mengatakan bahwa pengadaan kapal tunda ini merupakan program PMS pada tahun 2014. “Alhamdulillah program ini bisa kita laksanakan. Sehingga dari tahun 2014 sampai tahun ini (2015) kita mempunyai kapal tunda dengan daya diatas 3000 HP sebanyak 2 unit dan mulai hari ini KT Kresna sudah dapat dioperasikan” Tutur Chairoel

Kapal yang dibeli dengan harga 41 M dan berbendera Korea ini merupakan aset milik PMS sendiri setelah sebelumnya PMS membeli KT Kresna 306 di akhir tahun 2014. Dengan demikian aset Kapal Tunda yang dimiliki oleh PMS dari pertama berdiri tahun 2011 hingga saat ini adalah sebanyak 7 buah kapal.

Acara kemudian dilanjutkan penandatanganan berita acara oleh Manager Operasi PMS, Hapsoro Nugroho dengan Manager Pelayanan Kapal PT Pelindo III Cab Tanjung Perak, yang diwakilkan oleh Ari Setiawan dan disaksikan oleh Direksi PMS dan Kepala Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak, beserta Pejabat Pelindo III Cabang Tanjung Perak kemudian dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Harry Poerwanto, Direktur Teknik, SDM dan Umum, Logistik untuk diberikan kepada nahkoda KT Kresna 315 dan pemecahan kendi oleh Otoritas Pelabuhan. Terakhir dilakukan sea trial melewati terminal Teluk Lamong hingga jembatan Suramadu.

Secara terpisah, Harry Poerwanto, Direktur Teknik, SDM & Umum, Logistik PMS mengatakan bahwa, penambahan Kapal Tunda diperuntukkan untuk memperkuat posisi Perusahaan dalam melayani cabang. “kita sebenarnya berusaha untuk terus memenuhi kebutuhan pasar dengan tetap meningkatkan pelayanan. PMS tidak mau hanya sekedar memenuhi kebutuhan pasar saja, namun dari segi kualitas tetap kita tingkatkan. Maka dari itu kita sediakan kapal berdaya mesin 3600 HP ini.” Ujar Harry.

Kapal buatan tahun 2007 ini mempunyai daya mesin 3600 HP dengan fasilitas mesin  dan navigasi lengkap sesuai dengan standart Internasional Kapal Tunda dan masih sangat bagus. Desain kapal yang lebih stabil membuat crew kapal yang ikut serta menjemput merasakan kenyamanan saat berhadapan dengan ombak besar. “KT Kresna 315 ini cocok di gunakan untuk melayani penundaan di wilayah perairan Tanjung Perak yang berarus deras, Teluk Lamong dan sekitarnya. Dengan daya mesin 3600 HP dan bollard pull hingga 40 ton, sudah memenuhi kebutuhan konsumen dalam pelayanan penundaan.” Tutup Harry  

Kapal bermesin Niigata yang mempunyai Gross Tonase (GT) hingga 213 Ton yang terkenal bandel dan mempunyai Propulsion Z-peller, dengan begitu dapat manuver hinga 360 derajat

Read more