Wednesday, 16 September 2015

Dalam pembukaanya, Harry Poerwanto selaku Direktur Teknik, SDM&Umum, Logistik mengatakan bahwa, PMS dibentuk dan berdiri bukan untuk 1 atau 2 tahun saja. Tetapi untuk jangka panjang. Oleh karena itu di butuhkan tenaga SDM yang lebih berkualitas. “terlebih saat ini kita menghadapi MEA, kita harus mampu berdaya saing dengan Perusahaan lain.”

Selain itu Harry juga mengatakan bahwa, leadership dibutuhkan oleh semua orang. “terlebih dahulu kita harus mampu menjadi pemimpin untuk diri kita sebelum kita memimpin orang lain. Dan bila sudah menjadi pemimpin harus bisa berkomitmen, berani mengambil resiko dan melindungi bawahan yang tidak bersalah.” Pesan Harry

Pelatihan yang akan berjalan 4 hari ini merupakan batch terakhir yang di lakukan oleh PMS. “ini merupakan angkatan terakhir. Gelombang pertama dan kedua sudah kami lakukan awal tahun kemarin.” Tutur Tipung Muljoko selaku Manager SDM dan Umum.

Diharapakan setelah mengikuti pelatihan dari The Dale Carnegie Course ini, 27 peserta pelatihan lebih mampu dan terampil berkomunikasi, terampil memimpin untuk mencapai sasaran, mengontrol dan memotivasi diri serta dapat mengelola sikap dalam menghadapi tantangan di lingkungan kerja.

“selain itu Perusahaan juga mengharapkan setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta mempunyai lebih rasa percaya diri lagi, dapat memperkuat hubungan jangka panjang dengan orang lain sehingga tercipta rasa saling percaya antar rekan kerja.” Harap Tipung.

Tipung juga menjelaskan bahwa dari batch sebelumnya, sudah terlihat perubahan sikap setelah mengikuti pelatihan yang dimulai dari 15 September kemarin. “banyak yang sudah memperlihatkan perubahannya. Salah satunya dari yang sebelumnya pendiam, sekarang sudah lebih confidence dalam berkomunikasi. Komunikasi lebih tertata pada saat presentasi atau bertemu dengan mitra kerja.” jelas Tipung

PMS akan rutin mengadakan pelatihan dan mendukung penuh segala kegiatan untuk menghasilkan tenaga SDM yang handal dan mampu berdaya saing. “SDM adalah asset Perusahaan, kita harus jaga dan kita asah terus kemampuan yang mereka miliki. Perusahaan bisa colaps apabila pembentukan SDM yang salah.” Tutup Harry.

Read more
Thursday, 17 September 2015

Sigit Poernomo menggantikan Suroso Wahyu Prihartanto sebagai Manager Keuangan yang baru menjabat selama 4 bulan di PMS. Diharapkan Sigit mampu melanjutkan apa yang dikerjakan oleh Suroso.begitu pula Hapsoro, diharapkan mampu menggantikan Joko yang telah menjabat sebagai Manager Operasi selama 1.5 tahun ini.

Chairoel sebagai Pembina Upacara mengucapkan selamat datang kepada dua Pejabat baru PMS. “semoga dapat melanjutkan pekerjaan dari Pejabat sebelumnya dengan sebaik-baiknya. Dan bersungguh – sungguh menjalankan prinsip GCG dan Pakta Integritas yang telah ditandatangani.” Ujar Chairoel.

Selain pelantikan pejabat, juga dibagikan sertifikat penghargaan untuk 11 Tim Diving yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Upacara HUT ke – 70 di bawah laut serta penanaman terumbu karang yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia oleh Kepala Staff Angkatan Laut. “terimakasih atas partisipasi Tim Diving yang telah membawa nama PMS keluar. Semoga berdampak positif.” Tutup Chairoel.

Read more
Friday, 07 August 2015

Pemasangan 17 umbul-umbul  serta pemasangan lampu hias di 8 titik yang terletak di depan area kantor PMS,dimaksudkan untuk menunjukkan tanggal serta bulan Peringatan HUT Kemerdekaan RI, 17 Agustus.

Dengan semangat 45, seluruh pegawai ikut serta dalam acara bersih-bersih mempercantik Kantor yang diresmikan bertepatan dengan HUT PMS ini, 31 Desember 2014. Seluruh Pegawai berbaur menjadi satu bersama-sama mengikuti kerja bakti ini.

Dengan suka cita, satu per satu Pegawai mulai melakukan kerja bhakti. Untuk pegawai Perempuan mendapatkan tugas mengecat trotoar dan membersihkan sekitar kantor PMS. Sebagian Pegawai laki-laki membantu mengecat, sebagian lagi memasang umbul-umbul dan lampu hias.

Harry Poerwanto selaku Direktur Teknik, SDM & Umum dan Logistik berharap agar seluruh Pegawai  tetap dapat menjaga lingkungan kantor. “bersih-bersihnya jangan pada saat ada kegiatan kerja bakti saja. Melainkan setiap hari kita harus bisa mempercantik kantor. Minimal dengan cara menjaga kebersihan. Tidak bisa hanya mengandalkan teman-teman cleaning service. Tetapi dari kita semua harus mempunyai kesadaran untuk menjaga.” Tutup Harry.

 

Read more
Monday, 10 August 2015

Sebelumnya, Ada beberapa criteria dalam pemilihan pengecatan Kapal Taxi, salah satu criteria tersebut adalah dipilihkan kapal taxi Pelabuhan yang pemiliknya memang dirasa tidak mampu melakukan pemeliharaan, yaitu Pengecatan. Namun Chairoel Anwar mengatakan, tidak perlu berkecil hati karena PMS akan menyumbangkan lampu LED yang akan dipasangkan untuk seluruh Kapal Taxi Pelabuhan yang bisasa bersandar di Surabaya Veem Tanjung Perak. “harapannya, agar seluruh Taxi Kapal yang ada di Pelabuhan tetap terang jika beroperasi pada malam hari.”

Chairoel juga mengatakan bahwa dipilihnya pengecatan Taxi  Kapal Pelabuhan yang menjadi salah satu program CSR dari PMS kali ini adalah karena PMS ingin berbagi dengan mereka yang secara stretegis dekat dengan Perusahaan tujuannya agar bisa dirasakan langsung. Secara simbolis, Direktur Teknik, SDM & Umum, Logistik menyerahkan cat kepada Ketua Paguyuban Kapal Taxi yang ada di Pelabuhan. Selain dilakukan serah terima cat, acara yang dihadiri oleh seluruh Direksi PT PMS, Manager SDM dan Umum, Manager Operasi serta beberapa Pegawai PMS ini juga dilakukan Pengecatan.

Direktur Teknik, SDM & Umum dan Logistik, Direktur Operasi dan Komersial dan  Manager Operasi turut mengambil bagian dalam proses Pengecatan Kapal yang dibagi dalam 3 hari ini. “Kami sengaja membagi dalam 3 sesi karena kalau dilakukan dalam sehari sebayak 15 kapal tidak akan selesai.” Ujar Harry Poerwanto, Direktur Teknik SDM & Umum, Logistik selaku Ketua Koordinator acara Pengecatan Kapal Taxi Pelabuhan ini.

Dilain kesempatan, Amang selaku Ketua Paguyuban Taxi kapal Pelabuhan mengaku senang karena masih ada yang memperhatikan mereka. “tidak menyangka kalau masih ada Perusahaan yang Peduli untuk melakukan pemeliharaan Taxi Kapal ini. Dan PMS adalah Perusahaan pertama yang membantu kami dalam pemeliharaan kendaraan yang menjadi mata pencaharian kami ini.” Ucapnya.

Read more
Monday, 10 August 2015

Parsoroan Herman Harinanja selaku Presiden Inampa,sengaja didatangkan khusus oleh PMS untuk memberikan motivasi kepada seluruh Jajaran yang ada di PMS. Bukan tanpa alas an Herman ditunjuk sebagai motivator dalam acara yang menjadi agenda rutin dari PMS ini.

“Kami sengaja mendatangkan beliau karena beliau adalah Ketua dari Organisasi Pandu dimana salah satu bisnis utama dari PMS merupakan Pemanduan.” Ujar Tipung Muljoko Manager SDM dan Umum sekaligus Koordinator acara.

Selain  itu Tipung berharap, setelah mengikuti motivasi ini seluruh yang hadir dapat membiasakan diri untuk tidak berfikir dengan cara yang biasa dalam hal positif yang berkaitan dengan pekerjaan.

Dalam menyampaikan motivasinya, Herman mengingatkan bahwa SDM yang dimiliki harus di maintenance terus menerus baik softskill maupun motivasinya. “karena teman-teman semua ini adalah asset Perusahaan,” Seru Herman

Dalam acara yang berlangsung selama 4 jam ini, Herman juga memberikan motivasi kepada seluruh yang hadir untuk bisa disiplin dalam bekerja. “Tidak ada Perusahaan besar yang didirikan tanpa disiplin. Semua bermula dari disiplin. Disiplin diri, disiplin waktu, disiplin dalam bekerja” Ujarnya

Terakhir, Herman mengajak seluruh yang hadir untuk tetap bersemangat bersama menuju PMS Jaya. “untuk sampai kesana, kita juga harus mencintai pekerjaan kita. Kalau sudah mencintai pekerjaan, semangat itu tidak akan padam.” Seru Mantan Direktur Personalia dan Umum Pelindo IV (Persero) ini.

Read more
Monday, 27 July 2015

Selain penyerahan Sertifikat Selam, Apel pagi hari ini juga dilakukan pemberian cinderamata kepada Pensiunan PMS. Tujuannya untuk menyambung Silaturahmi antar Purna dan menjadi suatu kebanggaan pernah menjadi bagian dari PMS. “mungkin cinderamata ini nilainya tidak seberapa dibanding dengan pengabdian Bapak- bapak selama berada di Perusahaan ini.” Kata Wahyu.

Lanjutnya Wahyu mengatakan bahwa dengan adanya cinderamata ini jika dipakai oleh para Purna ataupun istri, dapat saling mengenali dengan melihat cinderamata yang dikenakan tersebut. “dengan begitu tersambung silaturahmi.”

Wahyu berharap, semoga cinderamata ini punya nilai sendiri di hati para Purna.

Terakhir setelah Apel acara dilanjutkan ramah tamah di Hall Grha Marine, sebagai lanjutan Halal Bihalal minggu lalu.

Dalam ramah tamah tersebut Direksi, Menejemen,Pegawai serta para Purna berbaur jadi satu.  

Read more